Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Menjadi 908 Jiwa

Pekanbaru, katakabar.com - Korban meninggal akibat virus corona di China daratan secara keseluruhan bertambah menjadi 908 pada akhir Minggu (9/2) kemarin. Informasi jumlah korban meninggal itu disampaikan pihak Komisi Kesehatan Nasional pada Senin (10/2).

Jumlah korban meninggal akibat virus corona pada Minggu (9/2) bertambah 97, kata komisi itu dalam pernyataan di lamannya. Jumlah ini kenaikan dari rekor harian sebelumnya. Seperti dilansir Reuters.

Provinsi Hubei tengah, yang menjadi pusat merebaknya virus ini sebelumnya pada Senin (10/2) melaporkan 91 kematian pada Minggu (9/2). Sementara di ibu kota provinsi itu, Wuhan, 73 orang meninggal.

Jumlah infeksi baru yang terkonfirmasi di China daratan pada Minggu bertambah. Jumlah korban sempat menurun pada Sabtu untuk pertama kalinya sejak 1 Februari.

Sementara seluruh China daratan ada 3.062 infeksi baru yang terkonfirmasi pada Minggu sehingga totalnya mencapai 40.171.

Sedangkan ada 2.618 kasus baru yang terdeteksi di Hubei, pusat berjangkitnya virus sehingga jumlah keseluruhannya di provinsi itu menjadi 29.631 kasus.

Sebagian besar dari korban tewas baru itu terjadi di Ibu Kota Hubei di Wuhan, tempat virus itu diyakini bermula.

Wuhan melaporkan 73 kematian baru pada Minggu (9/2), naik dari 63 pada Sabtu (8/2). Total 681 orang di Wuhan saat ini meninggal akibat virus corona.

Kasus baru yang terkonfirmasi di Wuhan meningkat menjadi 1.921 pada Minggu (9/2) dari 1.379 pada Sabtu (8/2).

Pemerintah China dalam menghadapi wabah corona antara lain mendirikan rumah-rumah sakit darurat dengan mengubah sejumlah gedung pameran, gedung pertunjukan dan auditorium yang berkapasitas ribuan orang, di samping membangun rumah sakit khusus untuk pasien corona. Fasilitas baru itu sudah menerima pasien corona.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan darurat global atas berjangkitnya virus yang sudah menyebar ke 25 negara itu. Merdeka

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait