Lagi, Unit Reskrim Polsek Bangko Ungkap Kasus Sabu Seberat 3,24 gram

Rokan Hilir, katakabar.com - Kepolisian Sektor Kecamatan Bangko komit dan tak kendur dalam pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Bangko.

Lihat, gebrakan Tim Opsnal unit Reskrim Polsek Bangko yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Jonera Putra, yang melakukan penyelidikan pelaku pengedar narkotika jenis sabu sering melakukan transaksi jual beli di kawasan Jalan Satria Tangko Gang Keluarga RT01 RW01 Kelurahan Bagan Jawa, KecamatanbBangko Kabupaten Rokan Hilir.

Memang butuh waktu berapa hari melakukan under cover, akhirnya Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bangko dengan Katim, Bripka Suratman, pada Minggu (12/7) membuahkan hasil. Saat pengintaian Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bangko melihat seorang laki-laki sedang duduk di dalam sebuah rumah sambil bermain handphone, ciri-cirinya sesuai dengan informasi yang didapat.

Melihat kesempatan tersebut, Tim Opsnal Polsek Bangko yang tidak mau membuang kesempatan, dan melakukan penyergapan dan mengamankan pelaku.

Setelah diinterogasi laki-laki tersebut mengaku bernama Agus, dan mengaku ada menyimpan narkotika jenis sabu di dalam saku depan sebelah kiri celana yang dikenakannya.

Didampingi ketua RT dan Kadus setempat dilakukan penggeledahan terhadap badan Agus, benar saja dari saku depan sebelah kiri celana tersangka ditemukan satu buah kotak bungkus rokok berisi tiga bungkus plastik bening klip merah diduga narkotika jenis sabu.

Tak cuma itu, Tim Opsnal temukan sepuluh buah plastik bening klip merah kosong, serta satu buah pipet bening, dan uang tunai senilai Rp110 Ribu dari saku belakang sebelah kanan pelaku.

Berdasarkan interogasi di lapangan, tersangka mengakui barang haram tersebut diperolehnya dari seorang temannya yang bernama P Alias IP (DPO) seharga Rp1,5 juta.

Saat ini Unit reskrim Polsek Bangko masih melakukan pengembangan kasus inibuntuk mencari tahu pelaku lainnya yang terlibat dalam kejadian tindak pidana narkoba tersebut.

Kapolsek bangko Kompol Sasli Rais kepada wartawan lewat siaran persnya pada Selasa (13/7)  mengatakan, peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Bangko tidak bisa ditolerir dan penegakan hukum pandang bulu.

Silahkan berikan informasi sebanyak-banyaknya kepada kami Polsek Bangko, sebab polisi sangat membutuhkan kerja sama dan informasi dari masyarakat. Polisi komitmen dalam pemberantasan narkoba yang sangat merusak generasi.

Saat ini tersangka dan barang bukti telah dilakukan pemeriksaan di unit Reskrim Polsek Bangko guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan dari hasil tes urine tersangka Agus positif mengkonsumsi   amphetamin dan methampemin, ujar Kapolsek Bangko.

Editor : Sahdan

Berita Terkait