Lagi-lagi Pansus Bahas Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah

Bengkalis, katakabar.com - Untuk kesekian kali, Pansus RTRW gelar rapat kerja mengenai Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bengkalis, Senin (8/3) lalu.

Ketua Pansus RTRW, Arianto yang pimpin rapat, dihadiri anggota Pansus membahas permasalahan kawasan hutan yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Pertemuan yang kesekian kali ini bertujuan agar Ranperda RTRW cepat kelar, untuk kepentingan masyarakat ke depan. Apalagi banyak lahan masyarakat dan tempat tinggal berada dalam kawasan hutan.

"Saya berharap kita bisa perjuangkan hak yang semestinya menjadi hak masyarakat dan terbebas dari kawasan hutan dengan bekerja sama antara tim Pansus RTRW bersama pihak eksekutif," ujar Arianto.

Anggota Pansus RTRW, Erwan mengatakan, usulan dan catatan terkait kawasan hutan sampai saat ini belum beres mesti disusun dengan baik.

"Usulan saya kepada tim Penyusun Pansus RTRW ini, agar ditampung semua usulan yang telah disampaikan tadi dan dibuat sebuah catatan atau rangkuman, biar pihak kami lebih memahami naskah akademik yang telah disusun tim penyusun, sebab masih banyak daerah yang belum terakomodir masuk ke dalam kawasan hutan," ulasnya.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan, Horas Sitorus dan Rudy Handoko alias Akok menimpali, dengan kondisi saat ini banyak lahan masyarakat berada dalam kawasan hutan sehingga perlu turun ke lapangan dan membantu masyarakat untuk terlepas dari kawasan hutan.

Pihak PUPR, Sugeng menanggapi, pihaknya bakal memperjuangkan semaksimal mungkin supaya masyarakat terlepas dari kawasan hutan dan masalah yang belum beres di bawa ke pusat untuk dibahas secara bersama.

"Sesuai usulan yang telah disampaikan anggota Pansus RTRW, kami membuat suatu rangkuman dari naskah akademik yang telah disusun supaya lebih mudah dipahami," sebutnya.

Dasar melaksanakan rapat ini bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan masyarakat dan kenyamanan masyarakat ke depan, tambah eks Plt Sekdakab Bengkalis, Arianto.

  

Editor : Sahdan

Berita Terkait