DLH Proses Penghentian Sementara

Lamin: PKS PT SIPP Tak Kantongi Izin Buang dan Pemanfaatan Limbah

Bengkalis, katakabar.com - Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Lamin menegaskan, saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis sedang memproses penghentian sementara operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Sawit Inti Prima Perkasa (SIPP) yang beroperasi dari tahun 2017 lalu, di kawasan Jalan Rangau kilometer 6, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Duri Kabupaten Bengkalis.

"Dalam waktu dekat ini, PKS milik PT SIPP bakal dihentikan operasionalnya," tegas Lamin kepada awak media, pada Selasa (13/10).

Dijelaskan Lamin, landasan pihak DLH Kabupaten Bengkalis menghentikan operasional PKS disebabkan belum kantongi izin buang dan pemanfaatan limbah.

"Kita masih memproses, dipastikan PKS milik PT SIPP mesti berhenti operasional sementara hingga izin buang limbah keluar," ujarnya.

Kata Lamin, pihak DLH Kabupaten Bengkalis cuma menerima laporan foto - foto dan keteranagan dari managemen PKS PT SIPP, mengenai perbaikan kolam limbah yang jebol pada Sabtu (3/10) lalu.

"Laporan pihak PKS PT SIPP baru sebatas berupa foto-foto dan keterangan soal perbaikan kolam limbah yang jebol. Tidak cuma foto - foto, nanti pihak PMKS PT SIPP wajib patuh dengan keputusan yang dibuat DLH Kabupaten Bengkalis terkait penghentian sementara operasional pabrik," imbaunya.

Meski sudah ada lampu hijau penghentian sementara operasional dalam waktu dekat dari DLH Kabupaten Bengkalis, tapi PKS PT SIPP sepertinya tak peduli dan masih terus menerima tandan buah sawit untuk diolah.

Dari pengamatan katakabar.com ke lokasi PKS PT SIPP, pada Jumat (9/10) lalu, terlihat beberapa truk colt diesel bermuatan penuh buah kelapa sawit antre lumayan panjang di pelataran dekat pos sekurity menuju ke pabrik.

"Truk colt diesel yang bermuatan penuh kelapa sawit antre menunggu giliran membuang buah kelapa sawit untuk diolah di PKS PT SIPP."

Bergeser sedikit ke arah dalam lokasi pabrik, asap putih tampak keluar dari cerobong membumbung tinggi ke angkasa.

Pabrik ini masih terus beroperasi walau perbaikan kolam limbah 8, 9 dan kolam 10 yang jebol belum kelar dilakukan.

Editor : Sahdan

Berita Terkait