Lewat Rapat Lintas Komisi, Dewan Minta Penjelasan Tindak Lanjut ULPLTG MG Duri

Bengkalis, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis gelar rapat lintas komisi, pada Selasa (18/1) lalu. Rapat itu meminta penjelasan kepada dinas terkait soal tindak lanjut pemerintah daerah terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Gas di Kecamatan Pinggir, yang sebelumnya sudah beberapa kali dilakukan pertemuan guna mencarikan solusi.

Sebagai penyambung lidah masyarakat, anggota Komisi I, Al Azmi mengatakan, DPRD Bengkalis telah berusaha menunjukkan keseriusan dan memperlihatkan kepada masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah hadir membantu menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat.

“Untuk itu, kami perlu mengetahui tindak lanjut dan sejauh mana perkembangan di lapangan terkait PLTG ini. Masyarakat menginginkan agar rumah yang retak diperbaiki secara utuh dan diharapkan adanya intervensi dari pemerintah daerah seperti kecamatan dalam proses perbaikan, jangan cuma ditampal saja,” jelasnya.

Sekcam Pinggir yang turut hadir dalam pertemuan merasa bersyukur dengan adanya tim pengawas PLTG yang dibentuk DPRD Bengkalis.

“Apa yang diharapkan masyarakat mudah-mudahan bisa terwujud, seperti rumah-rumah rusak segera diperbaiki, seban bagaimanapun masih ada sumur-sumur warga yang rusak dan tidak dapat digunakan,” ulasnya.

Masyarakat sudah ditanya mengenai masalah ini, efek dari mesin sudah mulai berkurang setelah ULPLTG/MG mengambil tindakan dengan memasang pembatas di setiap pintu mesin dan penanaman pohon bambu, ujar Sekcam Pinggir.

Terkait persoalan ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan titik terang solusi yang ditawarkan PLN,  yakni Barrier Wall setinggi 11 Meter untuk mengurangi getaran dan kebisingan. Dari informasi yang diterima sedang dalam proses dan segera dibangun. DLH siap untuk turun ke lapangan bersama DPRD Bengkalis mengawasi perkembangannya.

“Apapun teknis yang ditawarkan PLN diharapkan berhasil meredam kebisingan dan getaran yang mengganggu masyarakat sekitar, dan kerusakan-kerusakan diminta untuk dilakukan perbaikan,” tegas Ketua Komisi II, Akokm

Untuk memenuhi keinginan masyarakat, Ketua Komisi III, Adri mengatakan, action dengan turun ke lapangan harus dilakukan. Itu sebabnya, waktu dekat ini telah disepakati DPRD bersama dinas terkait turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait