Lewat Silaturrahim, AKBP Eko Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Meranti

Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito menjali silaturrahim bersama Dinas Tenaga Kerja, sejumlah perusahaan dan Serikat Kerja Buruh se Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (3/10).

Giat silaturrahim itu untuk menyikapi situasi Kamtibmas di tengah Pandemi Covid 19 dan Pilkada serentak 2020. Selain itu, untuk membangun guna kesepakatan bersama agar tidak melakukan aksi mogok kerja dan mematuhi segala ketentuan yang telah diatur Pemerintah.

Di kegiatan itu, dilaksanakan pembacaan deklarasi secara bersama dan dilanjutkan penandatanganan deklarasi mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kepulauan Meranti.

Bertempat di aula Vicnic Kopi Tiam Jalan Diponegoro Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, silaturrahim sangat harmonis.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kepulauan Meranti, Tunjiarto, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti, AKP Syaiful, perwakilan PT. NSP, perwakilan PT EMP Malacca Strait SA, perwakilan Serikat Pekerja dan Buruh se Kepulauan Meranti serta komponen lainnya, hadir di sana.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito mengatakan, mengingat situasi dan kondisi di tengah Pandemi Covid 19 serta berlangsungnya Pilkada tahun 2020 di Kepulauan Meranti, perlu ada upaya bersama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, ini inti dilaksanakan silaturrahim dan deklarasi bersama agar harapan bersama bisa terwujud.

"Lewat silaturrahim kita bersama perwakilan yang hadir, ada kesepakatan dalam mendukung ketentuan dan peraturan Pemerintah, sebagai upaya bersama untuk menciptakan situasi kondusif ke depan, di Kabupaten Kepulauan Meranti," ujarnya.

Kata Orang Nomor 1 di jajaran Korps Tibrata Polres Kepulauan Meranti ini, mengenai undang - undang Omnibus Law dengan beberapa poin tuntutan serikat pekerja sudah disepakati Tripartit, selaku Tim Penyusun RUU yang terdiri dari Pemerintah, Kadin atau Apindo dan serikat pekerja buruh.

Undang - undang itu sangat diperlukan, bakal berguna untuk melindungi hak-hak buruh serta kesejahteraan buruh secara menyeluruh.

Untuk itu kepada seluruh perwakilan, lewat pertemuan ini dapat terjalin sinergitas dan kerjasama semua, baik dalam membangun Kepulauan Meranti agar terciptanya situasi di tengah masyarakat yang aman dan kondusif dengan tidak melakukan kegiatan mogok kerja maupun hal yang tidak diinginkan lainnya, ulasnya.

Sekretaris DPMPTSPTK Kepulauan Meranti, Tunjiarto mengimbau untuk tetap bijak menyikapi undang - undang Omnibus Law di tengah Pandemi Covid 19 serta mengsukseskan pelaksanaan pilkada tahun 2020.

Dengan kerjasama dan silaturrahmi seperti ini, saya percaya situasi Kamtibmas di Kepulauan Meranti kondusif.

Melihat dampak dari musibah Pandemi Covid 19, banyak terdampak pengangguran di wilayah Kepulauan Meranti. Dinas Tenaga Kerja sudah berupaya menyampaikan data kepada Pemerintah Daerah untuk dapat membantu masyarakat terdampak berupa bantuan terhadap pengangguran, jelasnya.

Sekedar diketahui, deklarasi yang dibacakan secara bersama dalam silaturrahmi berbunyi, "kami Serikat Pekerja dan Buruh Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung Polres dan Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, tidak mengikuti aksi mogok kerja Serikat Pekerja dan Buruh seluruh Indonesia, serta mendukung ketentuan yang diatur Pemerintah".

Editor : Sahdan

Berita Terkait