Lintasi Batas Secara Ilegal, Dua Pekerja Migran Indonesia Diamankan di Kalbar

Sanggau, katakabar.com -  Dua orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diamankan personel Pos Kotis Entikong Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Kapuas, Kamis (7/1) kemarin.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam keterangan tertulis di Pos Kotis Entikong menyebutkan, kedua orang ini diamankan disebabkan melintas batas secara ilegal lewat jalur non-prosedural di Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dijelaskan Dansatgas, dua orang PMI ilegal ditangkap saat anggota Pos Kotis Entikong, Serda Muliyadi beserta dua orang anggotanya melaksanakan patroli di jalur tikus sektor kiri dan kanan PLBN Entikong.

Kedua orang tersebut diamankan disebabkan memasuki wilayah Indonesia lewat jalur tidak resmi dan tidak memiliki dokumen resmi.

“Jalan-jalan tikus memang sering dilalui oleh pelintas batas tanpa lewat prosedur keimigrasian yang benar atau secara ilegal, sehingga diperlukan pengamanan dan pengawasan yang ketat guna mencegah penyelundupan melalui jalur-jalur itu,” tegasnya.

Masih Letkol Inf Alim Mustofa, sepanjang wilayah perbatasan RI-Malaysia yang menjadi sektor tanggung jawab Satgas Yonif 642 Kapuas masih rawan sekali adanya kegiatan-kegiatan ilegal, seperti pelintas batas ilegal, penyelundupan barang-barang terlarang serta yang lainnya.

“Untuk mencegah segala bentuk kegiatan ilegal ini, kami berlakukan patroli secara rutin serta pengawasan yang ketat di seluruh sektor Pos Pamtas yang kami jaga,” ceritanya.

Untuk proses lebih lanjut, Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas menyerahkan dua orang PMI ilegal tersebut kepada Imigrasi PLBN Entikong dan karantina Entikong, guna menjalani pemeriksaan kesehatan mengikuti protokol kesehatan terkait penanganan penyebaran virus Covid 19 di situasi pandemi sekarang ini.

Editor : Sahdan

Berita Terkait