Mayat Pria Mr X Ditemukan di Parit Kebun Sawit Dusun Talang Pancah

Bathin Solapan, katakabar.comĀ - Masyarakat yang berada di kawasan Jalan Campu Kotai, RT 03, RW 05, Dusun Talang Pancah, Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, digegerkan adanya penemuan sesosok pria tanpa identitas (Mr X) ditemukan tewas di parit kebun sawit, pada (26/1) sekitar pukul 16.00 WIB, sore kemarin.

"Kali pertama yang menemukan sosok mayat pria Mr X di dalam parit kebun sawit di kawasan Jalan Campu Kotai, Andi umur 31 tahun, warga Desa Petani, JalanTegar, Gang Campu Kotai," kata Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariadi kepada katakabar.com lewat siaran persnya pada Rabu (27/1) sore.

Dijelaskan Alumni AKPOL 2005 silam ini, saat itu Jam Arloji tangan menunjukkan pukul 15.00 WIB, Saksi I beserta empat rekan lainnya berangkat kerja membersihkan pelepah di kebun sawit milik Adelwerd Simanjuntak.

Saat sedang bekerja di kebun tersebut, Saksi I melihat tangan manusia tersangkut di titian parit kebun. Terus Saksi I menghubungi Saksi IV, anak pemilik kebun, Givan Simanjuntak. Sisi lain, Saksi II segera menghubungi pihak Kepolisian.

Pada pukul 15.45 WIN, pihaki piket pelayanan Polsek Mandau menerima laporan penemuan mayat dari Bhabinkamtibmas, Bripka Edy Yulianto.

Berikutnya, pukul 16.20 WIB, piket fungsi Polsek Mandau dipimpin Waka Polsek, AKP Ali Suhud, tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan lokasi, serta memeriksa keterangan saksi-saksi.

Berkisar 15 kemudian, Pada pukul Ambulance Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau tiba, dan melakukan evakuasi korban, cerita Kompol Arvi.

Setelah Jenazah diangkat dari Parit, lanjut Kapolsek Mandau, jenazah diperlihatkan kepada masyarakat yang berada di sekitar TKP dan tidak ada yang mengenalinya.

Dan pada pukul 17.00 WIB, korban dibawa ke RSUD Mandau untuk selanjutnya dilakukan visum. Lepas itu, lima menit kemudian piket Reskrim melakukan pemasangan Police Line di TKP.

Dari hasil visum pihak RSUD Mandau yang dipimpin dr Saleh Wahyudi, yang dilaksanakan pukul 17.40 WIB hingga 19.00 WIB, diperoleh hasilnya, saluran pernapasan terdapat sampah lumpur, tanda luka sulit dinilai, tidak terdapat lebam atau tanda-tanda trauma, mulut dalam keadaan tertutup dan lidah tergigit,
Sari hidung keluar darah, dan tidak ditemukan patah tulang.

"Mayat diperkirakan lama kematian di bawah 8 jam, dan perkiraan umur sekitar 48 hingga 55 tahun. Sementara, jenazah dititipkan di lemari pendingin kamar Mayat RSUD Mandau."

Bila selama satu pekan tidak ada keluarga yang jemput, jenazah bakal dimakamkan oleh pihak RSUD Mandau

Pada pukul 19.15 WIB, kegiatan penanganan penemuan mayat beres. Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait