Digadang-gadang Standar Nasional

Mega Proyek RSUD Rohul Mangkrak dan Terlantar Jilid 2

Pasir Pangaraian, katakabar.com - Mega Proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu sudah menelang uang rakyat sebesar Rp82,8 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rokan Hulu.

Sayang seribu kali sayang, bangunan megah RSUD yang digadang-gadang berstandar nasional yang berada di kawasan Jalan Syekh Ismail, Pasir Pangairan, Kabupaten Rokan Hulu mangkrak dan terlantar. Parahnya lagi, bangunan yang berpagar seng sudah pula semak ditumbuhi ragam rerumputan.

Selain itu, beberapa bagian bangunan sudah mulai rusak, seperti bocor dan lainnya, begitu hasil pengamatan katakabar.com saat sambangi mega proyek RSUD Rokan Hulu, pada Senin (20/9) kemarin.

Proyek gedung berlantai enam sudahlah mangkrak, bocor pula dengan adanya genangan air di lantai dan plafon ymterbuat dari Glassfiber Reinforced Cement (GRC) menjulur ke bawah, itu menandakan mega proyek tidak beres.

"Bangunan mangkrak, beberapa bagian sudah rusak, dan sisi bangunan sudah pula ditumbuhi semak belukar."

Ketua Komisi III Fraksi NasDem, Ali Amran mengaku sudah pernah membahas soal kelanjutan pembangunan gedung RSUD yang baru bersama pihak terkait.

Sayangnya kata anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, pihaknya hingga saat ini belum menerima tembusan surat hasil audit, baik dari LPPM Unri maupun BPKP Riau.

"Saya sangat sayangkan, adanya kerusakan gedung serta bangunan saat ini terbengkalai. Pembangunan mudah-mudahan bisa  dilanjutkan selama tidak ada persoalan hukum," harapnya.

Bila diperhatikan tambahnya, sangat miris sebenarnya melihat kondisi gedung sudah banyak mengalami kerusakan. Untuk itu, kami berharap pembangunannya dapat dilanjutkan, pintanya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait