Mengenal 5 Kartu yang Jadi Andalan Alfedri di Pilkada Siak 2020

Siak, katakabar.com - Calon Bupati petahana Kabupaten Siak nomor urut 2 Alfedri memperkenalkan 5 program kartu sakti yakni kartu Comunity Milenial Bussiness Center (CMBC), Kartu Siak Pintar (KSP), Kartu Siak Sehat, Kartu Trans Siak (KTS) dan Kartu Siak Kerja.

Alfedri mengaku membikin kartu sakti itu terinspirasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tujuan kami (Alfedri-Husni) membuat kartu ini untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Siak," kata Alfedri kepada katakabar.com, Jumat (20/11).

Yang pertama adalah kartu Comunity Milenial Bussiness Center (CMBC). Alfedri berkeinginan agar pelaku UMKM bisa berkembang sesuai dengan jenis usahanya. 

Alfedri mengatakan sejauh ini tim CMBC sudah dibentuk dan tengah mendata UMKM di Siak.

"UMKM akan kita bina dan kembangkan sesuai bidang usahanya. Pengembangan UMKM itu bisa dibantu melalui dana desa, zakat, APBD atau dari APBN dan CSR perusahaan," kata dia.

Ia mengatakan semua UMKM yang terdata akan dibantu oleh pemerintah baik bantuan modal, perizinan dan pemasaran.

Kedua, Kartu Siak Pintar atau KSP diperuntukan bagi pelajar kelas XII tingkat SMA dan SMK dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Mereka bakal diberi KSP prioritas untuk mendapatkan beasiswa unggulan daerah. 

"Tentunya nanti ada MoU antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi yang ada di Riau," kata dia.

Ketiga, Kartu Siak Sehat
(KSS). Kartu ini diperuntukkan untuk masyarakat Siak yang masuk DTKS dan tidak memiliki BPJS Kesehatan. KSS menjamin fasilitas pengobatan gratis yang selama ini dibuat program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). 

Selain itu, KSS juga bisa diperuntukkan untuk warga kurang mampu yang belum masuk DTKS dan belum memiliki BPJS Kesehatan. "Syaratnya, gampang dapat kartu ini, asal ada surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan, langsung dapat" kata dia. 

Keempat,Kartu Trans Siak (KTS). Kartu ini khusus diberikan bagi pelajar yang kesulitan berangkat sekolah karena tidak memiliki kendaraan. Alfedri mengatakan program ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2019 dan sedang berjalan. 

"Kita sediakan angkot gratis pelajar. Saat ini baru  diterapkan di Kecamatan Kandis yang armadanya berupa oplet. Ke depan, akan kita kembangkan dengan trayek Kecamatan Minas-Perawang, Dayun-Siak dan Siak-Bungaraya," kata dia.

Kelima, Kartu Siak Kerja. Tentu sesuai dengan namanya diperuntukkan kepada masyarakat yang belum bekerja dan mencari pekerjaan. Melalui kartu ini masyarakat bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang dibuat oleh Dinas Tenaga Kerja. 

"Setelah mengikuti pelatihan itu nantinya, Insya Allah akan mendapatkan pekerjaan," kata dia.

Setiap tahunnya pemerintah melalui Distransnaker Siak menggelar Siak Job Fair. Saat mendaftar, pemilik KSK yang telah diberi sertifikat pelatihan akan didorong masuk ke perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Siak maupun luar Siak.

Editor : Sahril

Berita Terkait