Meningkat Lagi, Riau Bertambah 27 Orang Pasien Positif Corona

Pekanbaru, katakabar.com - Saat ini, total pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau yang dirawat sebanyak 67 orang. Jumlah itu bertambah karena adanya pasien baru sebanyak 27 orang yang dinyatakan positif virus corona. 

Sedangkan jumlah itu akumulasi sejak awal pandemi corona di Riau pada awal Maret 2020 lalu hingga hari ini, sebanyak 193 orang. Dari jumlah itu, 67 orang pasien di antaranya masih dirawat, 117 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 9 orang meninggal dunia.

“Hari ini ada penambahan 27 orang pasien positif Corona, dan kabar duka adanya penambahan 1 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dr Indra Yovi, Selasa (23/6).

Yovi mengatakan, penambahan pasien positif corona kali ini paling banyak, sejak awal pandemi corona di Riau.

“Penambahan paling banyak hari ini berada di Indragiri Hilir yakni 14 orang lalu disusul daerah lain,” kata Yovi.

Yovi merincikan, pasien ke-167 positif covid-19 di Riau adalah Ny. AKD (39) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir. Dia termasuk salah satu klaster Tenaga Kesehatan di RSUD Puri Husada Tembilahan. Saat ini dia dirawat di tempatnya bekerja sehari-hari.

Pasien 168 adalah Ny. DF (41), juga tenaga kesehatan di RSUD Puri Husada. Kemudian pasien 169 adalah Tn. R (38) yang merupakan karyawan yang bertugas di RSUD Puri Husada Tembilahan, Indragiri Hilir.

Pasien 170 yakni Tn. KHN (14) warga Indragiri Hilir dan merupakan hasil pengembangan dari pelaksanaan test rapid masal di daerah tersebut.

Pasien 171 yaitu Nn. K (18) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid-19 kasus ke 160 yakni Ny. IS (26). Dia dirawat di Indragiri Hilir.

Pasien 172 adalah Ny. M (45) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat. Dia juga merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien IS.

 

Pasien 173 masih di Indragiri Hilir yaitu Tn. M (64), dia merupakan hasil penemuan kasus positif dari pelaksanaan swab masal di daerah tersebut.

Pasien 174 adalah Tn. MS (47) warga Indragiri Hilir, namun belum diketahui riwayat penularannya. Sebab, MS tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif covid-19.

Pasien 175 adalah Ny. RZ (52) juga warga Indragiri Hilir, dia merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid-19 kasus ke 128, yakni Ny. R (39).

Pasien 176 adalah Tn. BK (22) saat ini sudah diisolasi dan dirawat di RSUD Indragiri Hilir. Dia memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Lampung.

Pasien 177 adalah Tn. BK (31) warga Indragiri Hilir, dia merupakan hasil penemuan kasus positif dari pelaksanaan swab masal di daerah tersebut.

Selanjutnya pasien 178 adalah Tn. MI (30), masih warga Indragiri Hilir. Dia juga merupakan hasil penemuan kasus positif dari pelaksanaan swab masal di sana.

Pasien 179 adalah Nn. RAR (14), merupakan hasil penemuan kasus positif dari pelaksanaan swab masal di Kabupaten Indragiri Hilir. Selain itu, RAR juga memiliki riwayat perjalanan dari Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Pasien 180 adalah Nn. FAR (9), merupakan hasil penemuan kasus positif dari pelaksanaan swab masal di Kabupaten Indragiri Hilir. Dia juga memiliki riwayat perjalanan dari Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Selain Indragiri Hilir, penambahan pasien positif corona juga terdapat di Kota Pekanbaru sebanyak 5 orang.  Berikut rinciannya.

Pasien 181 adalah Ny. NP (26) saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Dia merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid-19 kasus ke 134 Tn. NC (47).

 

Pasien 182 Tn. HS (35) saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Dia memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Sumatera Selatan.

Pasien 183 adalah Tn. N (83) yang merupakan warga Kota Pekanbaru, namun belum diketahui riwayat penularannya. Sebab, N tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif covid-19.

Lalu pasien 184 adalah almarhum Ny. MJ (60) warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah meninggal dunia sebelumnya. Belum diketahui Riwayat penularan dari Ny. MJ (60) karena tidak memiliki Riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif covid-19.

Pasien 185 adalah Ny. YS (78) juga warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat. Namun belum diketahui riwayat penularan karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif covid-19.

Selanjutnya, pasien positif corona berasal dari Kota Dumai yakni pasien 186 inisial Tn. R (49). Dia merupakan hasil penemuan kasus positif dari pelaksanaan swab masal di Kota Dumai.

Pasien 187 adalah Tn. WSH (61) yang merupakan warga negara asing (Malaysia) yang sedang berkunjung ke Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis untuk melayat keluarga yang meninggal dunia. WSH sudah diisolasi dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Pekanbaru.

Pasien 188 adalah Ny. Y (36) warga Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Y (36) merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid-19 kasus ke 137 Tn. IB (30) yang termasuk dalam klaster Bank BRI.

Pasien 189 adalah Tn. GW (65) warga Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Belum diketahui riwayat penularan dari GW karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif covid-19.

Pasien 190 adalah Ny. SS (29) warga Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Belum diketahui riwayat penularan karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif covid-19.

Pasien 191 adalah Tn. IMT (39) warga Kuantan Singingi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di daerah tersebut. Belum diketahui riwayat penularannya karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif covid-19.

Pasien 192 adalah Ny. A (47) warga Kabupaten Pelalawan dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di rumhah sakit setempat. A memiliki riwayat perjalanan ke Kota Pekanbaru.

Pasien 193 adalah Tn. S (61) warga Kabupaten Indragiri Hulu dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di rumah sakit setempat. S  memiliki riwayat perjalanan ke Kota Pekanbaru.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait