Mensos RI: Kemiskinan Masih 18 Persen Jauh Diatas Rata Rata Nasional

  • Reporter:
  • 27 Desember 2019, 09:47:42 WIB
  • Ekonomi

Labuan Bajo, katakabar.com - Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara memberikan perhatian khusus terhadap kualitas kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat, terutama di Labuan Bajo.

Soalnya, kemiskinan di Manggarai Barat masih 18 persen. Ini jauh di atas rata-rata nasional 9,41 persen. Itu sebabnya, ragam program Kementerian Sosial digelontorkan ke Manggarai Barat, harapannya kesejahteraan masyarakat bisa meningkat, ujar Juliari seperti dilansir dari Situs Resmi Kemensos RI.

Sebagai daerah super prioritas destinasi wisata, Mensos ingin kunjungan wisata meningkat di Labuan Bajo. Hal ini sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Untuk itu, betapa pentingnya dukungan semua pihak, biar tercipta situasi yang nyaman dan aman bagi wisatawan, terutama wisatawan asing.

“Kapolres, saya titip agar keamanan dan ketertiban di lokasi wisata dijamin dengan baik. Kalau ada potensi rawan sesegera mungkin harus ditanggulangi. Seluruh elemen masyarajat mesti ikut menjaga. Kalau ada turis tolong disambut ramah dan baik,” imbaunya.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat melaporkan, pada Tahun 2019, bantuan sosial yang disalurkan untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga Desember 2019, totalnya Rp1.802.339.813.830.

“Bansos ini terbesar keempat, setelah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Makin besar bansos berarti makin besar pula warga pra-sejahtera yang dibantu. Hal ini merupakan bentuk perhatian dari Kementerian Sosial, dengan bantuan yang disalurkan,” kata Harry.

Bantuan ujar Harry, mencakup untuk bansos PKH, BPNT, KUBE, RS-Rutilahu dan bansos Sarana Lingkungan. Untuk Kabupaten Manggarai Barat hingga Desember 2019, total Rp103.185.870.000.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI ini mengaminkan Mensos. Ragam bantuan kemiskinan di Manggarai Barat bisa segera diatasi.

“Berdasarkan data dari BPS per Bulan Maret 2019, tingkat kemiskinan di Nusa Tenggara Timur mencapai 21,09 persen dan di Kabupaten Manggarai Barat data BPS per Bulan September 2018, tingkat kemiskinan sebesar 18,14 persen. Ragam bantuan mudah mudahan tingkat kemiskinan bisa segera ditekan,” harapnya.

Kata Harry, KPM PKH yang sudah graduasi dan anak KPM PKH yang berprestasi. Untuk setiap anak KPM PKH yang berprestasi diberikan apresiasi berupa tabungan pelajar BRI senilai Rp1 juta, tukasnya.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Andi ZA Dulung, para pejabat Eselon II terkait, pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kementerian Sosial. Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH Dula dan unsur-unsur pemerintah daerah lainnya turut mendampingi Mensos RI dalam kunjungan kerja ini.

Editor : Sahdan

Berita Terkait