Pimpinan DPRD Bengkalis

Minta Pemda Cepat Gelontorkan Bantuan Terdampak Covid 19

Rapat ini bertempat di Ruang Humas DPRD Bengkalis, membahas langkah lanjutan wakil rakyat soal baru terkonfirmasinya kasus positif Covid 19 di Kabupaten Bengkalis, kemarin.

Langkah itu berupa persiapan Kabupaten Bengkalis yang kemungkinan bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan persiapan lainnya khususnya anggaran penanganan Covid 19.

Dalam video conference, Pimpinan DPRD ingin pemerintah daerah lebih cepat melakukan upaya-upaya penanganan Covid 19. Lantaran dari pantauan lapangan keterlambatan penanganan oleh gugus tugas dan penyaluran bantuan kepada masyarakat cukup mengkhawatirkan di tengah kondisi sekarang ini.

Berkaitan dengan PSBB, kemungkinan besar  diterapkan di Kabupaten Bengkalis. DPRD harus mengusulkan anggaran Bansos untuk masyarakat yang terdampak PSBB ini di luar penerima PKH maupun BLT, seperti pedagang-pedagang dan lainnya, kata Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Syahrial.

Itu sebabnya ujar politisi besutan Prabowo Subianto ini, perlu ada gerakan donasi dari ASN untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Begitu pun perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkalis. Perusahaan harus didorong agar memberikan bantuan lewat CSR," jelasnya.

Penerapan PSBB bakal berpengaruh pada kebutuhan ekonomi masyarakat. Lantaran itu,  pimpinan DPRD meminta anggaran yang dibutuhkan dipersiapkan lebih dulu, sehingga penyaluran dapat dilakukan dan tidak terhambat. Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat segera memberikan bantuan kepada pihak medis dan masyarakat yang menerima imbas dari wabah Covid 19, sebab kondisi lapangan sudah sangat merisaukan.

"Pansus dinilai perlu untuk dibentuk agar pengawasan terhadap penyaluran bantuan Covid 19. Tujuannya biar dapat lebih terfokus dan terkendali," ujar Wakil Ketua DPRD lainnya, Kaderismanto.

Soal bantuan, fraksi-fraksi DPRD sudah lebih dulu menyalurkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepeduliannya di Dapil masing-masing berupa sembako, masker, Hand Sanitizer, disinfektan dan lainnya. 

Itu bentuk cepat tanggap dari fraksi DPRD,  sebagai langkah membantu pemerintah Kabupaten Bengkalis menangani dampak yang dirasakan masyarakat Kabupaten Bengkalis, sebutnya.

Sekretaris DPRD, H Radius Akima, Kabag Humas dan Protokoler, Erry Ibrahim, Kabag Umum, Samiran, Kabag Persidangan, Firdaus dan Kabag Keuangan, Akmal ada di sana.

 
 
 
Editor : Sahdan

Berita Terkait