Muncul Spanduk Gambar Surya Paloh Kritik Jokowi Soal Omnibus Law, Ini Kata NasDem

Jakarta, katakabar.com - Di Kawasan Kebayoran Lama, ada spanduk dengan foto Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dilengkapi tulisan bernada menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NasDem mengkaji langkah hukum terkait spanduk itu. Spanduk tersebut sempat terpajang di jembatan penyeberangan orang di depan Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Jalan Arteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Kamis (27/2). Spanduk itu pada pagi hari tadi bisa dilihat dari ruas jalan mengarah ke Pondok Indah.

Salah satu pegawai swasta di daerah tersebut bernama Tiara melihat langsung spanduk tersebut. Bunyi spanduk yang mencatut foto Surya Paloh itu yakni 'NasDem Menolak Omnibus Law. Jokowi Pengkhianat'.

"Spanduknya tadi jam 8.10 WIB. Saya naik JPO, terus posisinya ada dari arah Permata Hijau, Simprug, ke arah Pondok Indah. Saya foto karena saya sering lewat situ, tapi baru lihat, makanya saya foto," kata Tiara dilansir dari detik.com.

Tiara mengatakan spanduk itu terlihat setelah dia turun dari JPO. Tiara tidak tahu siapa yang memasang spanduk yang sebelumnya tidak ada di kawasan tersebut.

Saksi lain bernama Ubil (30) juga sempat melihat spanduk tersebut. Ubil yang berprofesi sebagai penambal ban menyebut spanduk itu memang terpasang pagi tadi.

"Tadi sih jam 9, tadi sih udah ada spanduknya. Pas sampai sini masih ada spanduknya. Cuman saya nggak merhatiin lagi, saya cuman liat sekilas aja," sebut Ubil.

Namun, Ubil menyebut ada 4 orang yang mencopot spanduk itu. Spanduk dicopot sekitar pukul 11.00 WIB.

Sekretaris Fraksi NasDem DPR Saan Mustopa menegaskan spanduk itu bukan milik NasDem. NasDem menyatakan mendukung omnibus law.

"Pertama itu pasti bukan NasDem. Karena NasDem dari awal termasuk yang menginisiasi dan juga mendukung full terkait dengan soal omnibus law. Dan saya yakin itu spanduk dibikin oleh orang-orang yang, apa, ingin mendiskreditkan Partai NasDem," tegas Saan Mustopa.

Saan menyebut NasDem bakal mengkaji langkah hukum. NasDem ingin tahu siapa orang tak bertanggung jawab yang mencatut Surya Paloh untuk menyerang Jokowi.

"Kita akan, apa, barang buktinya akan kita pelajari, akan kita kaji, sehingga kita nanti kira-kira, apa, kita akan tahu dari mana dan kita tentu juga akan menempuh untuk, apa, disampaikan ke pihak aparat," jelas Saan.

Editor : Sahril

Berita Terkait