Oknum ASN DPKAD Rohul Diduga Gelapkan Rp1,4 Miliar

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Ulah oknum Aparatur Spil Negara (ASN) di lingkungan pemkab Rohul seolah tak ada habisnya.

Kali ini, seorang pegawai dinas DPKAD menghebohkan Negeri Seribu Suluk yang dikabarkan membawa kabur duit lima orang emak-mak senilai Rp1,4 miliar.

Kelima Emak-mak tadi dibikin kelimpungan hingga melaporkan kasus tersebut ke polres Rohul, NS inisial oknum perempuan tersebut.

Awalnya, NS beralasan mau melaksanakan proyek pemerintah dan desa hingga NS yang berstatus sebagai ASN tersebut meminjam uang kepada lima emak-mak yang nilainya cukup fantastis mencapai Rp1,4 Miliar.

NS diketahui warga Kota Pasir Pengaraian yang saat ini diduga sudah tidak berada di Rokan Hulu sejak sebulan terakhir ini. Bahkan tidak lagi masuk ketempat tugasnya dikantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rokan Hulu.

YS adalah salah satu korban yang mengaku duitnya dibawa kabur oleh NS. Dia mengatakan, kasus pinjam uang tersebut sudah dilaporkan ke Polres Rokan Hulu.

Namun kata YS, setelah kasus tersebut dilaporkan, NS tidak pernah lagi kelihatan di Rokan Hulu. Terakhir ia mendapat info, yang bersangkutan sudah pindah ke Pekanbaru.

Kepada sejumlah wartawan, selain YS ada ZL, RS, AY dan YT juga menceritakan bahwa modus NS meminjam uang kepada mereka, dengan alasan mengerjakan proyek pemerintah dan desa.

"Persoalan ini sudah kami laporkan ke Polres Rokan Hulu. Kami udah dimintai keterangan sejak tiga minggu lalu, sementara NS belum juga dipanggil. Kami belum tau, kenapa NS belum dipanggil oleh Polres Rohul hingga saat ini," kata YS kepada wartawan.

Kepala Bidang Aset BPKAD Rokan Hulu Ayatullah saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa NS tidak lagi masuk kantor sebulan terakhir. Dia juga mengaku keberadaan NS tidak lagi di Rohul. 

"Benar, NS sejak sebulan terakhir tidak pernah aktif masuk kantor sesuai absensi dari badan kepegawaian," kata Ayat, Rabu.

Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Rainly Labolaang SIK saat dikonfirmasi membenarkan kelima Emak-mak sudah membuat laporan resmi ke Polres Rokan Hulu.

Editor : Anggi

Berita Terkait