Ongkos Pilgubri Rp1 Triliun Lebih?

Pekanbaru (katakabar) - Pemerintah Provinsi Riau merogoh kocek untuk pemilihan Gubernur Riau mendatang sebesar Rp 408,901 miliar. 

Duit itu baru untuk Komisi Pemilihan Umum Rp324 miliar dan sisanya dipakai oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

Sementara duit yang bakal digelontorkan untuk KPU kabupaten/kota dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) serta pengamanan, belum terinci. Tapi bisa jadi akan menghabiskan duit ratusan miliar pula.

Sebab sebagai gambaran saja, untuk KPU Indragiri Hilir (Inhil) Pemprov Riau sudah menganggarkan Rp45,07 miliar dan Panwas Rp4,83 miliar. Jika besaran duit untuk 12 kabupaten/kota rata-rata sebesar itu, maka Pemprov Riau masih akan menggelontorkan Rp 606,36 miliar diluar duit Rp408,901 miliar yang untuk KPU dan Bawaslu Provinsi Riau tadi. 

Untuk pengamanan Pemilu nanti Polda Riau akan menyiapkan 7.636 personel sementara dari TNI sebanyak 430 personel.

Seperti dilansir antarariau.com, hari ini Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, cerita bahwa penekenan Naskah Perjanjian Hibah sudah dilakukan 4 Juli lalu. 

Penekenan itu dilakukan kata Ahmad supaya tahapan Pilkada 2018 tidak ada gangguan, sebab tahapan sudah dimulai sejak Juni lalu. 

Ahmad menyebut, Riau menjadi nomor dua tercepat dalam proses penyediaan duit dan tahapan Pilkada 2018. "Kita memang sangat mendukung suksesnya Pilkada 2018 nanti," ujarnya. 

Ia merinci selain besaran dana hibah itu pihaknya juga telah meneken NPPHD dengan KPU dan Panwas Kabupaten Indragiri Hilir pada 25 Juli 2017.

Editor : Aziz

Berita Terkait