Di Tengah Pandemi Covid 19

Para Penjual Tampang Tebar Pesona di Bibir Jalan

Duri, katakabar.com - Para penjual tampang tebar pesona di pertigaan dan perempatan jalan dan pelan-pelan meringsek ke Jalan Alternatif dan Gang pemukiman padat penduduk.

Baliho bakal kandidat Bupati yang terbentang di pinggir dan bibir jalan dari ukuran kecil, sedang hingga besar mengincar para calon pemilih. 

Tak terasa, perhelatan pesta demokrasi terhitung dari sekarang Enam Bulan lagi, sebab Pilkada Bengkalis bakal dihelat persis di Bulan September 2020 nanti.

Paling menonjol dan banyak terbentang, baliho sosok Dua wakil rakyat beda kasta berseliweran di pinggir ruas jalan dan gang ke kawasan pemukiman padat penduduk.

Dengan memakai kemeja putih dan kopiah hitam gambar Dua wakil rakyat berpasangan tertawa kepada semua orang, khusus kepada pengendera dan pengguna jalan. 

Terbilang cukup berani, Dua wakil rakyat ini membentangkan baliho langsung berpasangan. 

Soalnya, terdengar kabar belum satu orang pun bakal kandidat Bupati dan bakal kandidat Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis sudah mendapatkan rekomendasi dari partai pengusung, syarat mutlak untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis untuk menjadi peserta Pemilihan Bupati.

Beberapa orang bakal kandidat Bupati dan bakal kandidat Wakil Bupati yang tebar pesona di bibir dan pinggir jalan di daerah Duri sekitarnya partai pengusungnya masih abu abu dan belum jelas. 

Tidak sekedar baliho terbentang, beberapa bakal kandidat Bupati jor joran turun ke tengah masyarakat bersilaturahmi menarik simpati dari calon pemilih notabene masyarakat.

Silaturahmi sini, silaturahmi sana. Masyarakat dikumpulkan cerita tentang dirinya mau maju manjadi bakal calon Bupati Bengkalis.

Itu sah sah saja, tapi bila tidak ada partai pengusung atau perahu yang merekomendasikan, apa jadinya. Anda bisa nilai sendiri.

Sebelumnya, Dua bakal kandidat Bupati balihonya terbentang lebih dulu di perempatan, pertigaan dan bibir jalan aspal. Bahkan lebih dulu jor joran bersilaturahmi ke tengah masyarakat, kini pelan pelan mulai tak terdengar dan tak terlihat sambangi warga.

Dua oknum bakal kandidat Bupati masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ini, sepertinya sudah mulai patah semangat lantaran ragam persoalan yang dihadapi menuju kursi Bupati dan Wakil Bupati Negeri Junjungan nama lain dari Kabupaten Bengkalis.

Baliho Dua oknum ASN yang terbentang memproklamirkan dirinya maju sudah ada yang tumbang dan roboh, tapi dibiarkan begitu saja.

Kemana tim suksesnya, saat membentang baliho yang diusungnya cukup semangat. Setelah baliho tumbang dan roboh disebabkan faktor alam tak mau lagi memperbaiki dan membentangkannya.

Dimana loyalitas anda selaku tim sukses melihat bakal kandidat Bupati yang anda usung rusak dan roboh.

Ragam pertanyaan muncul di ranah publik segitu beraninya Dua oknum ASN ini mempromosikan diri maju sebagai bakal kandidat Bupati pada pemilihan Bupati Kabupaten Bengkalis 2020 ini.

Padahal, peraturan dan perundang undangan tentang ASN yang masih aktif mempromosikan diri sebagai bakal kandidat Bupati bisa kena sanksi.

Boleh jadi, sejumlah oknum ASN yang masih aktif ini sudah memperhitungkan resiko yang bakal timbul. Itu sebabnya, berani mempromosikan dirinya maju pada Pemilihan Bupati Bengkalis.

Dari pengamatan katakabar.com di lapangan di pekan keempat Maret 2020, baliho bakal kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis yang terbentang di bibir dan pinnggir jalan, tak banyak yang bertahan.

Faktor alam, seperti angin, hujan serta lainnya yang merusak baliho sejumlah bakal kandidat Bupati yang terbentang itu. 

Baliho bakal kandidat Bupati yang rubuh ada yang diperbaiki, ada pula baliho baru terbentang menggantikan baliho lama sudah usam dan rusak, di tengah pandemi Covid 19.

Baliho Baru Jargon "Bengkalis Cerdas"

Di tengah musibah pandemi Covid 19 yang melanda negeri tiba tiba, terbentang baliho baru wajah lama berukuran sedang di beberapa titik bibir ruas jalan protokol Duri, Jalan Jenderal Sudirman dan Hang Tuah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Baliho itu jargonnya, "Bengkalis Cerdas". Bakal kandidat Bupati Bengkalis yang satu ini pernah menjadi Pj Bupati Bengkalis Lima Tahun lalu.

ASH ini hampir Satu Setengah Tahun lamanya Pj Bupati Bengkalis. Bagi kalanhan Aparatur Sipil Negara dulu populer di Lidah Pegawai Negeri Sipil tampang yang satu ini sudah tak asing lagi.

Sosoknya yang sederhana, adem dan santai serta birokrat sejati di gadang gadang bakal membawa warna baru di Negeri Junjungan nama lain dari Kabupaten Bengkalis.

Melihat latar belakang sudah berpengalaman puluhan Tahun lamanya di birokrasi sangat layak pimpin Bengkalis Lima Tahun ke depan.

Dari jargonnya saja membuat adem ayem masyarakat apalagi ASN tambah pintar dan cerdas melayani rakyat, bila ASH benar benar maju dan rakyat mengantarkannya  di pesta demokrasi Pilkada Bengkalis 2020 ini.

Bercermin Lima Tahun ini, Kabupaten Bengkalis butuh sosok pemimpin yang netral mampu melindungi dan mengayomi semua kalangan dan latar belakang suku, agama dan ras.

ASH punya kepribadian yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya Duri meliputi Empat Kecamatan, punya masyarakat yang heterogen sebagai lumbung suara pada Pilkada Bengkalis Tahun ini.

Pilkada Kabupaten Bengkalis 2020 ini, mesti melahirkan sosok pemimpin bukan pemimpi. Lantaran itu, mari bercermin sejenak ke belakang. Apa yang terjadi Sepuluhan Tahun ini, sejahtera dan majukah masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Anda bisa rasakan dan jawab sendiri, suara rakyat adalah suara Tuhan. Masyarakat Kabupaten Bengkalis, terutama Duri sekitarnya dari level bawah hingga level atas mesti mencari sosok pemimpin yang benar dan tepat.

Aku, Kamu dan Kita penentunya, pelajari dengan seksama para Balon Bupati yang  jual tampang di bibir, pertigaan dan perempatan Jalan itu, selagi ada waktu untuk berpikir menentukan pilihan pakai akal sehat. Bersambung...

Editor : Sahdan

Berita Terkait