PDP Covid 19 Bertambah 4 Orang di Kabupaten Bengkalis, Asal Dari Mandau

Bengkalis, katakabar.com – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19 bertambah empat orang di Kabupaten Bengkalis, data ini sesuai yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, malam kemarin. 

Bertambahnya PDP, jumlah pasien dari sebelumnya sebanyak 77 orang meningkat menjadi 81 orang” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri lewat siaran persnya.

Dijelaskan Kepala Dinas Kominfotik Kabuapten Bengkalis ini, 4 orang PDP baru  semuanya berasal dari Kecamatan Mandau.

“Penambahan ini, PDP tercatat di Mandau sudah sebanyak 12 orang. Rincian 4 orang dirawat, 5 orang sembuh dan 3 orang meninggal dunia," ulasnya.

Kata Johan, 4 orang PDP baru masing-masing dirawat di RS Santa Maria Pekanbaru 1 orang, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru 1 orang dan di RS Jiwa Tampan Pekanbaru 2 orang.

Alhamdulillah, dari data yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid 19. Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tetap sebanyak 14 orang.

Jika dikelompokkan umur 4 orang PDP 4 baru, dari umur 12-25 tahun sebanyak 1 orang dan dari umur 26-45 tahun sebanyak 3 orang. 

Berikut inisial masing masing PDP baru, ER umur 20 Tahun, perempuan dari Kecamatan Mandau. ER PDP ke-78 di Kabupaten Bengkalis, dirawat di RS Jiwa Tampan Pekanbaru. 
 
Mulai drawat  pada 20 Mei 2020 lalu tidak punya riwayat perjalanan ke daerah ataubwilayah terjangkit. Swab pertamanya sudah diambil, tapi hasilnya belum diketahui, bebernya.

Terus inisial MR umur 51 Tahun, laki-laki dari daerah yang sama, PDP ke 79 dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Mulai dirawat sejak 9 Mei 2020 lalu tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah atau wilayah terjangkit. Swab pertamanya belum diambil.

Berikutnya JP unur 32, laki-laki) dari daerah yang sama, PDP ke 80 dirawat di RSUD Santa Maria Pekanbaru. Mulai dirawat pada 21 Mei 2020 lalu tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah atau wilayah terjangkit. Swab pertama JP sudah diambil hasilnya belum diketahui” terang Johan.

Paling buncit, inisial AS umur 45, laki-laki daerahnua sama PDP ke 81 dirawat di RS Jiwa Tanpan Pekanbaru. Mulai dirawat 21 Mei 2020 lalu tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah atau wilayah terjangkit. Swab pertama JP sudah diambil hasilnya belum diketahui” tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait