Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker

Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar operasi razia masker guna menekan tingkat penyebaran virus Covid-19 di Pekanbaru, Senin (11/8). Operasi ini dimulai setelah Walikota Pekanbaru, Firdaus menggelar apel gelar pasukan.

Razia itu sendiri berlandaskan keluarnya Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru 130 tahun 2020 tentang Perilaku Hidup Baru.

Operasi ini dimulai di wilayah keramaian seperti jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Sukaramai Trade Center (STC). Dari wilayah itu terdapat belasan warga yang tertangkap basah tidak menggunakan masker saat keluar dari rumah. Mereka dihadapkan dengan sejumlah sanksi seperti denda mulai dari Rp250.000 - Rp 1 juta.

Namun lantaran operasi ini merupakan razia perdana maka status masih sebagai peringatan. Sehingga pelanggar hanya dikenakan sanksi untuk membersihkan jalan dan sebagainya.

''Protokol kesehatan wajib diterapkan. Terutama memakai masker. Karena itu kita tegakkan secara tegas," tutur Firdaus, Senin (10/8).

Dikatakannya, mayoritas pelanggar tidak memakai masker beralasan karena terburu- buru.

Selian di lokasi itu, razia masker yang menggandeng Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, juga dilaksanakan di kawasan Purna MTQ jalan Sudirman. Sama dengan tempat sebelumnya, warga yang kedapatan tidak memakai masker juga diberikan sanksi.

Untuk diketahui, pada perwako itu dijelaskan bahwa sanksi denda dimuat dalam dua pasal. Pertama yakni Pasal 17 ayat 1.

Yakni setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban protokol kesehatan atau tidak menjaga jarak di tempat yang diwajibkan untuk menjaga jarak minimal satu meter, dikenakan denda administrasi sebesar Rp250 ribu.

Ayat 1 ini kemudian diikuti dengan pasal 17 ayat 2 yang mengatur bahwa apabila denda sebagaimana dimaksud ayat 1  tidak bisa dilakukan, akan dikenakan sanksi kerja sosial. Berupa pembersihan sarana fasilitas umum.

Sementara, pasal kedua yang juga mencantumkan sanksi administratif denda adalah pasal 19. Ini berbunyi, pengendara transportasi yang tidak memakai masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan dikenakan sanksi administrasi.

Untuk kendaraan roda dua sebesar Rp250 ribu dan kendaraan roda empat atau lebih sebesar Rp1 juta.

"Kami mohon maaf kepada warga jika tindakan kami tegas, ini demi pencegahan penyebaran virus Corona," tutupnya.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait