Pemprov Riau Kucurkan Bankeu Rp 8,3 Miliar untuk Covid-19, DPRD Berterima Kasih

Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyalurkan Bantuan Keuangan sebesar Rp 8,3 miliar untuk 83 kelurahan di Kota Pekanbaru dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Masing-masing kelurahan akan menerima bantuan sebesar Rp 100 juta.

Atas bantuan tersebut Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani menyambut baik dan mengucapkan terima kasih. Pihakny sangat menyambut baik bantuan tersebut.

"Semoga melalui bantuan ini bisa untuk menunjang kinerja kelurahan di Pekanbaru untuk mengatasi Covid-19," kata Ketua DPRD Hamdani, Rabu (29/4).

Dengan Bankeu tersebut, Hamdani berharap agar dana tersebut dapat dimanfaatkan oleh kelurahan dengan baik untuk menunjang setiap kegiatan yang dilakukan oleh Posko Kelurahan Siaga dan juga RW Siaga yang memang dibentuk untuk penanganan Covid-19.

"Kita sangat berterimakasih atas bantuan dari Pemprov Riau atas perhatiannya untuk Kota Pekanbaru," jelasnya.

Sebelumnya Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tersebut bertujuan untuk percepatan penanganan Covid-19. Ia menegaskan Bankeu sebesar Rp8,3 miliar tersebut tidak bisa digunakan untuk sembako.

"Itu (Bankeu Rp8,3 miliar) tidak digunakan untuk sembako," kata Gubri Syamsuar, Rabu (28/4/2020).

Gubernur mengatakan bantuan itu digunakan untuk operasional kelurahan yang berkenaan Covid-19. Ia mencontohkan, jika untuk pendataan masyarakat terdampak dan sebagainya yang butuh anggaran, boleh menggunakan bantuan Rp100 juta tersebut.

"Dengan adanya bantuan Rp100 juta per kelurahan itu, sehingga kedepan tidak ada alasan lagi lurah dan perangkatnya tidak bekerja dalam percepatan penanganan Covid-19 di Pekanbaru," harapnya.

Sedangkan untuk sembako, menurut Gubri, pengaturannya tidak melalui Bankeu tersebut, tapi bisa melalui bantuan dari pusat, pemerintah daerah, organisasi dan relawan peduli secara langsung.

"Termasuk dari Pemprov Riau, dan pegawai kami juga memberi bantuan sembako. Jadi hal-hal bantuan seperti itu beda dengan bantuan kelurahan," kata gubernur lagi.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait