Pemprov Sumut Usulkan Pusat Ekspor di Forum IMT-GT Demi Ekspor Produk UKM

Medan, katakabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengusulkan agar Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) punya pusat ekspor (eksport centre) produk-produk Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Hal ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian ketiga negara selama pandemi dan pascapandemi Covid 19," kata Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Afifi Lubis mewakili Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, di pertemuan Chief Minister and Governors Forum (CMGF) IMT-GT ke 18 secara virtual di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, pada penghujung Juli 2021 lalu

Selama pandemi ujar Afifi, Usaha Kecil Masuk (UKM) secara ekonomi terdampak signifikan diharapkan mampu bangkit dengan pusat ekspor IMT-GT.

“Kerja sama yang erat antara negara-negara IMT-GT bakal mempercepat pemulihan ekonomi di ketiga negara dan salah satunya dengan mempermudah ekspor-impor produk-produk UKM,” jelasnya seperti dikutip dari situs resmi Pemprov Sumatera Utara.

Selain pusat ekspor sambung Pj Sekdaprov Sumut ini, Pemprov Sumut usulkan bidang kerja sama ekonomi lainnya seperti promosikan event Beli Kreatif Danau Toba dan memperkuat kerja sama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Sedang untuk pariwisata, Pemprov Sumut usulkan kolaborasi geopark antara negara IMT-GT dan kerja sama event-event internasional.

Untuk memperlancar konektivitas perlu transportasi yang tepat, yakni kapal laut. Pemprov Sumut mengusulkan transportasi Tanjungbalai-Port Klang dan Belawan-Penang dengan kapal Roro.

“Antar geopark negara IMT-GT perlu kolaborasi, contohnya kita buat bundle paket wisata, bekerja sama dengan event atau yang lainnya. Ini akan lebih menarik untuk turik-turis internasional,” ulas Afifi.

Chairman CMGF ke 18 IMT-GT, Dato Mohd Amar bin Abdullah sekaligus Menteri Besar Kelantan berharap anggota IMT-GT memperkuat partisipasinya pada kerja sama ini. Bersama-sama membahas isu-isu yang berkenaan dengan Indonesia-Malaysia-Thailand untuk kebaikan bersama.

“Itu tujuan utama meeting (pertemuan) kita, memperkuat meeting selanjutnya dan bisa lebih matang pembahasan saat meeting. Semoga kita bisa menyelaraskan komitmen bersama,” beber Dato Amar bin Abdullah.

Pertemuan ini dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Anshar Ahmad, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumatera Selatan Ekowati Retnaningsih, dan Gubernur Provinsi Krabi, Thailand Kittibodee Prawit dan para tamu lainnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait