'Perang Sarung' Belasan Remaja Dibina dan Diberi Teguran Polisi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Aksi permainan perang sarung yang sedang heboh diberbagai daerah di Indonesia tampaknya mulai mewabah hingga ke Kabupaten dan Kota, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Lihat, pada Ahad (10/4) malam lalu, sempat viral di media sosial sebuah video aksi permainan perang sarung di Jalan Pramuka, Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi,

Menyikapi aksi permainan yang dinilai berbahaya itu, Polsek Tebingtinggi pada Selasa (12/4) malam temui orang tua dari masing-masing remaja.

Mereka lalu dijemput polisi untuk dilakukan pembinaan, dan membuat perjanjian agar tidak mengulangi aksi yang bisa membahayakan sesama teman sendiri.

"Dari video yang viral tersebut, personel kita mengenali para remaja ini. Terus, kita mendatangi tempat tinggalnya masing-masing untuk menjumpai orang tuanya. Personel pun membawa ke kantor Polsek untuk dilakukan pembinaan," ujar Kapolsek Tebingtinggi, AKP Gunawan, pada Rabu (13/4) siang.

Dijelaskannya, para remaja saat ini telah kembali kepada orang tua masing-masing. Itu setelah diberikan peringatan, dan bikin perjanjian tidak mengulangi perbuatan serupa, ataupun pelanggaran hukum lainnya.

"Sebelum dibawa pulang orang tuanya masing-masing, mereka kita berikan arahan dan pembinaan dengan membuat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi," tegas AKP Gunawan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG menekankan, tindakan yang dilakukan Polsek Tebingtinggi bersama jajaran ini sebagai langkah antisipasi agar aksi serupa tidak diulang lagi para remaja.

"Tawuran sarung ini kita artikan bukan perkelahian yang sesungguhnya, cuma sekedar sebuah permainan. Tapi, harus ada tindakan antisipasi lantaran berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas. Itu sebabnya, personel Polsek kita arahkan segera menyikapinnya," bebernya.

Kita telah menggencarkan kegiatan patroli dalam Operasi Tertib Ramadan 2022 hingga subuh. Itu dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai hal yang berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas.

"Personel dari Satsamapta, Satlantas, dan Polsek Tebingtinggi kita siagakan dalam operasi dan patroli di lokasi yang dianggap rawan. Giat ini diarahkan hingga berakhir bulan puasa untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas," tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait