Soal Penembakan Buruh Sawit

Perburuan ke Simalungun, TS Dicokok di Kecamatan Bandar

Pelalawan, katakabar.com - Pelarian pelaku penembakan dengan menggunakan senjat api rakitan jenis Revolver, belakangan diketahui berinisial ST terhadap korban, Junaidi terhenti di Simpang Raja Huta 4 Nagori Pematang Kerasaan rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.

Itu setelah Tim gabungan Opsnal Reskrim Polres Pelalawan melakukan perburuan selama tiga hari lamanya hingga ke Kabupaten Simalungun tempat pelarian pelaku, selepas menghabisi nyawa Junaidi, korban penembakan.

Pengungkapan pembunuhan Jinaidi, buruh sawit dilakukan Tim gabungan meliputi, Satreskrim Polres Pelalawan dan Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras butuh 3 x 24 Jam.

Pelaku, TS alias Robert pelaku penembakan dibantu rekannya SO alias Suprat berperan menyimpan senjata api sudah berhasil ditangkap, kata Kapolres Pelalawan, AKBP  Indra Wijatmiko SIK saat konferensi pers di Kantor Polres Pelalawan, pada Selasa(26/5).

Dijelaskan Kapolres Pelalawan, Junaidi di tembak menggunakan senjata api rakitan jenis revolver di bagian leher dan bersimbah darah hingga tewas disebabkan power bank handphone.

"Awalnya beradu mulut, Robert tidak terima dan menembak korban di warung kolam pancing Jalan Koridor PT RAPP kilometer 68  Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan, pada Selasa (19/5) sekitar pukul 12:00 WIB," cerita AKBP Indra Wijatmiko didampingi Kasat Reskrim, AKP Teddy Ardian, Kasubbag Humas, Iptu Edy Harianto dan Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras, Ipd Esafati Daeli.

Setelah menghabisi nyawa Junaidi kata AKBP Indra, TS kabur. Tim gabungan Satreskrim Polres Pelalawan baru berhasil meringkusnya tiga hari kemudian. Berbekal informasi dan penyelidikan di lapangan. Untuk memastikannya, petugas pum dalami penyelidikan dan kebenarannya. 

Selanjutnya, dipastikan rumah seperti yang disebutkan.Tim berangkat ke Perdagangan untuk melakukan penyelidikan keberadaan tersangka. 

Persis di Simpang Raja Huta 4 Nagori Pematang Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (22/5) sekitar pukul 14.30 WIB, pelaku berhasi ditangkap.

Dari pengembangan kasus, Robet akui senjata api yang digunakan untuk menembak korban dititipan ke temannya SO alias Suprat.

Dari situ, Tim gabungan berangkat ke Desa Kesuma untuk memburu temannya.  Suprat ditemukan dan berhasil diringkus, sebutnya.

Temukan Sabu Sabu

Tim gabungan menemukan Narkotika jenis sabu sabu saat meringkus SO alias Suprat dan mengambil Senpi.

Berikut barang bukti Narkotika jenis sabu berupa, empat paket sabu seberat 8 gram,  sepucuk senjata api rakitan silver, lima butir peluru tajam aktif, satu butir selonsong dan tiga butir selonsong dalam pistol rakitan. Suprat turut diamankan. 

Untuk ST melanggar Pasal 338 Jo Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RepublikIndonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman Dua Puluh Tahun kurungan.

SO alias Suprat melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," tandasnya.

 

 

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait