Pergub 77 Tahun 2020 bakal Jamin Harga Sawit Petani Swadaya Dihargai Wajar

Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 77 Tahun 2020 sejatinya jamin harga buah kelapa sawit produksi swadaya agar mendapat harga jual yang wajar.

Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja menjelaskan, selama ini penetapan harga TBS kelapa sawit yang ditetapkan tiap minggu, cuma berlaku untuk hasil produksi sawit dari kebun petani sawit yang bermitra dengan perusahaan (petani plasma)

“Harga yang ditetapkan Disbun Riau setiap minggu itu cuma harga untuk perkebunan mitra plasma dengan mengacu pada Permentan Nomor 01 Tahun 2018, mengacu pada pola PIR KKPA inti plasma dan sejenisnya,” ujarnya, pada Selasa (3/8).

Sedang untuk hasil perkebunan sawit di luar mitra plasma dikelompokkan sebagai petani sawit yang tidak bermitra dengan perusahaan (perkebunan swadaya).

“Untuk harga kelapa sawit, mereka jual secara individu ke toke atau peron. Harganya pun ditentukan sendiri oleh toke. Itu sebabnya, harga TBS jauh lebih rendah,” ulasnya.

Nah, hadirnya Pergub Nomor 77 Tahun 2020 bakal akomodir perkebunan swadaya agar mendapatkan kesetaraan harga TBS, yakni sesuai dengan harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan.

“Kemitraan swadaya ini diterapkan dengan cara mengelompokkan pekebun swadaya yang berada dalam 1 hamparan dalam bentuk kelembagaan pekebun seperti kelompok tani, gapoktan, dan koperasi,” jelasnya.

Kelembagaan perkebunan sawit tersebut difasilitasi untuk mereka bermitra dengan perusahaan perkebunan sawit atau PKS terdekat dalam bentuk kemitraan swadaya. Dengan syarat dan ketentuan yang telah diatur dalam Pergub tersebut.

“Apabila kemitraan swadaya telah terealisasi, kelembagaan pekebun mendapat DO langsung dari PKS dan mesti menjual TBS ke PKS mitra. Selanjutnya, kelembagaan pekebun tersebut memperoleh harga yang ditetapkan Disbun Riau,” bebernya.

Untuk percepatan pembentukan kelembagaan pekebun dan fasilitasi kemitraan swadaya dengan PKS mitra dilaksanakan dinas yang membidangi perkebunan di setiap kabupaten dan kota, berkoordinasi dengan Disbun Riau sesuai dengan kewenangannya

“Saat ini Disbun Riau sedang mensosialisasikan Pergub Nomor 77 Tahun 2020 tentang Tata cara Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun di Provinsi Riau, pada seluruh kabupaten dan kota penghasil kelapa sawit potensial."

Diharapkan setelah Pergub ini diberlakukan, harga kelapa sawit pekebun plasma dan pekebun swadaya bisa memperoleh harga penetapan Disbun Riau sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait