Pers, Eloknya Beri Penguatan Pada Masyarakat Lewat Pemberitaan

Pekanbaru, katakabar.com - Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs Wahyudi El Panggabean MH mengimbau kepada kalangan pers, untuk terus menerus melakukan penguatan kepada publik, lewat berita-berita bernuansa motivasi.

"Menyampaikan informasi pers yang bertendensi menenangkan publik, barangkali bisa mengurangi eskalasi stigma negatif di medsos," katanya.

"Musibah Pandemi Covid 19 ini, sangat bergantung pada sikap kita. Jika kita, tetap tenang dan selalu bersikap positif, antibody kita menguat dan mengalahkan virus penyakit," jelasnya dalam siaran persnya kepada katakabar.com pada Senin (13/4).

"Tapi, berlaku sebaliknya. Jika kita selalu bersikap negatif, takut, khawatir, memberi stigma dan memonnis orang lain, stamina kita akan down," ujarnya.

Untuk itu, Wahyudi berharap para rekan pers, bisa berperan aktif dalam menyajikan berita-berita penguatan secara psikologis, berupa hasil wawancara dari para tokoh yang berjiwa motivasi.

"Pers mesti menggiring publik untuk condong lebih percaya pada pemberitaan media berita, ketimbang pengaruh stigma negatif di medsos," bebernya.

Para wartawan, harapnya, sebaiknya tetap tenang dan bergairah untuk memerangi Covid 19 ini, lewat pemberitaan yang berorientasi pada upaya menenangkan masyarakat.

"Kita bisa melakukan wawancara telepon atau via WhatsApp dengan para narasumber yang berpikir jernih dan bersedia menyuarakan kedamaian," tambahnya.

Sebab, semua pihak, memang harus tetap tegar di tengah bencana yang mendunia ini.

"Salah satu strategi untuk bertahan, yah...dengan sikap positif dan tetap enjoy. Jangan takabbur. Tapi, jangan terlalu serius," imbaunya.

Satu hal yang urgen katanya, untuk mengurangi tendensi kritik dan menyalahkan pihak lain. 

"Rasanya, kurang elegan melontarkan kritikan saat ini. Apalagi, menghujat. Itu akan menambah bencana," ungkapnya.

"Tentang sakit dan kematian, memang merupakan urusan Tuhan. Tapi, sebagai, mahluk lemah, kita harus waspada dan berusaha dengan mengikuti anjuran pemerintah," tegas Wahyudi.

"Bangsa besar ini, kita yakini mampu melewati masa-masa mengerikan ini, jika sebagian besar rakyatnya sepakat untuk bersikap damai dalam bencana."

Wahyudi menekankan, semua pihak mesti mengambil hikmah dan pelajaran yang cukup penting dari bencana ini.

"Jika kita sebagai sebuah bangsa bisa selamat melewati situasi darurat ini, kita tumbuh sebagai bangsa yang kuat karena hasil resistensi yang luar biasa dari cobaan berat  ini," katanya.

"Untuk itu, kita apresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang berjuang demi keselamatan sebuah bangsa. Semoga 'badai' ini cepat berlalu," kita doakan," pintanya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait