Soal Pembayaran THR 2020

Plh Bupati Bengkalis Surati Pimpinan Perusahaan

Bengkalis, katakabar.com - Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis, H Bustami HY surati pimpinan manajemen perusahaan yang ada di daerah ini.

Surat dengan Nomor: 560/DTKT-HIJ/2020/187 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2020.

Salah satu ketentuan yang tertuag dalam surat yang dilayangkan kemarin, jika perusahaan tidak mampu membayar THR keagamaan di masa pandemi Covid19 saat ini, mesti dicarikan solusi untuk guna mengatasi persoalan dengan dialog antara pengusaha dengan pekerja.

Dialog itu kata H Bustami HY, secara kekeluargaan yang dilandasi dengan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan dan itikad baik untuk mencapai kesepakatan.

Ada hal-hal yang dapat disepakti dalam dialog pertama, bila perusahaan tidak mampu membayar THR, secara penuh pada waktu yang ditentukan, pembayaran THR bisa dilakukan secara bertahap.

Kedua, bila perusahaan tidak mampu sama sekali membayar THR diwaktu berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, pembayaran THR dapat dilakukan penundaan hingga jangka waktu yang disepakati.

Ketiga, waktu dan cara pengenaan denda keterlambatan pembayaran THR keagamaan.

“Kesepakatan antara pengusaha dan pekerja dilaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis,” imbau Bustami HY, dalam poin keenam surat yang ditembuskan kepada Gubernur Riau.

Di poin kedelapan surat, H Bustami HY menegaskan, kesepakatan mengenai waktu dan cara pembayaran THR keagamaan dan denda, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan dan denda kepada pekerja/buruh dengan besaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta dibayarkan pada Tahun 2020, tambahnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis, H Kholijah membenarkan soal adanya surat Plh Bupati Bengkalis kepada pimpinan manajemen perusahaan yang ada di daerah ini.

"Benar, Plh Bupati Bengkalis, Bustami HY telah menyurati pimpinan manajemen perusahaan tentang pembayaran THR pada 2020 ini," ujarnya. 

 

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait