Polisi Larang Warga Mimika Bunyikan Petasan saat Natal-Tahun Baru

Katakabar.com - Polisi melarang warga Mimika, Papua, untuk membunyikan petasan saat merayakan Hari Raya Natal dan tahun baru 2021. Polisi mengatakan petasan dilarang karena mengganggu kenyamanan.

"Masyarakat harus bisa membedakan mana yang diperbolehkan, mana yang tidak diperbolehkan. Kalau petasan itu dilarang. Ada aturannya. Yang diperbolehkan itu cuma kembang api," kata Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata seperti dilansir Antara, Senin (14/12/2020).

Dia mengatakan sesuai aturan, warga tak diperbolehkan menjual dan membunyikan petasan. Dia mengatakan warga masih boleh untuk menyalakan bunga api atau kembang api.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, jajaran kepolisian setempat akan mengecek di tempat-tempat yang menjual petasan dan bunga api yang ada di Kota Timika.

"Kami akan cek, siapa-siapa yang menjual bunga api, apalagi kalau ada yang menjual petasan. Petasan itu dilarang karena menimbulkan bunyi yang besar sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga. Izin produknya tidak ada. Kalau bunga api, hanya menimbulkan percikan, ada juga yang menimbulkan bunyi. Semua ada aturannya," jelas AKBP Era Adhinata.

Dia mengajak seluruh komponen warga Mimika untuk ikut terlibat aktif dalam upaya menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai di Kota Timika selama bulan Desember ini, terutama saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dia mengatakan situasi yang aman dan kondusif bisa membuat umat kristiani setempat melaksanakan ibadah Natal, penutupan tahun hingga tahun baru dalam suasana damai dan khusuk.

AKBP Era berpesan agar selama penyelenggaraan ibadah Natal hingga Tahun Baru, semua rumah ibadah di Mimika benar-benar menegakkan protokol kesehatan terutama dalam hal penggunaan masker, menjaga jarak dan mengurangi kerumunan serta menyediakan sarana cuci tangan di kompleks gereja masing-masing guna mencegah penularan COVID-19.

Imbauan Wabup Johannes

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob pun meminta warga ikut menjaga situasi kondusif. Dia berharap perayaan Natal dan tahun baru berlangsung penuh kebahagiaan.

"Menyambut Natal dan Tahun Baru 2021, kami mengajak seluruh komponen warga Mimika agar kita sama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tidak terprovokasi oleh situasi apapun yang terjadi di luar sehingga semua bisa merayakan Natal dengan damai dan gembira, begitu juga menyambut Tahun Baru 2021 dengan penuh sukacita dan harapan baru," kata Johannes.

Baru-baru ini Badan Kesbangpol Mimika mengumpulkan para tokoh agama, tokoh masyarakat dari berbagai kerukunan serta forum-forum untuk bersama-sama menyatukan tekad untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan damai di Mimika.

 

Detik.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait