Polisi Nyaris Kehilangan Buruan Saat Sergap Pengedar Sabu di Duri

Duri, katakabar.com - Tim opsnal Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bengkalis nyaris kehilangan buruan saat sergap dan borgol pengedar sabu belakangan diketahui bernama NAA alias Kevin umur 23 tahun di tepi Jalan Hang Tuah Kelurahan Duri Barat Kecamatan Mandau, pada Senin (26/9) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari lalu.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko yang diteruskan Kasatresnarkoba Polres Bengkalis, IPTU Tony Armando kepada wartawan lewat siaran persnya, pada Jumat (26/9) malam mengatakan, pengungkapan perkara tindak pidana sabu berawal Minggu (25/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Di mana tim opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis dapat informasi dari masyarakat sering terjadi transaksi sabu di Kelurahan Duri Barat.

Dari situ tim melakukan lidik, setelah informasi akurat pada Senin (26/9) sekitar pukul 00.30 WIB, tim opsnal melihat seorang pria yang menjadi Target berdiri di tepi Jalan Hangtuah Kelurahan Duri Barat.

Terus, tim mendekati pria tersebut tapi melarikan diri sambil menjatuhkan bungkusan plastik berisi diduga narkotika jenis sabu. Petugas polisi melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya, pas digeledah ditemukan satu unit handphone android, dan saat diinterogasi pelaku 1 mengakui sabu miliknya, ujar IPTU Tony.

Tidak sampai di situ, tim opsnal melakukan pengembangan kerumah kontrakan pelaku di kawasan Jalan Tribarata. Personel geledah rumah kontrakan ditemukan lagi satu bungkus plastik pack berisi diduga narkotika jenis sabu di dalam sebuah kotak handphone kuning, satu unit timbangan, dan satu bungkus plastik pack.

Tidak cuma itu, dari rumah kontrakan tersebut diamankan pelaku 2 berikut 1 unit handphone. Di mana pelaku 2 kurir dari pelaku 1. Dari hasil interogasi pelaku mengakui sabu tersebut dapat dari D di Provinsi Sumatera Barat (DPO).

Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti berupa sabu 36,58 gram dan lainnya dibawa ke Mapolres Bengkalis guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait