Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Longsor Tembilahan

Tembilahan, katakabar.com - Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Riau memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan longsor yang terjadi di bantaran sungai Seberang Tembilahan, Jumat siang kemarin.

Padahal, menurut data kepolisian 10 rumah rusak berat dan beberapa diantaranya hanyut terbawa arus sungai.

Selain 10 rumah tersebut, longsor juga menyebabkan 5 keluarga lainnya ikut terdampak dan sebuah dermaga penyeberangan juga terputus. Longsor membuat amblas tepian daratan lebih kurang sepanjang 30 meter dari tepi Sungai.

Adapun korban rumah rusak berat dan hanyut sebagai berikut; 
1. Aloi (52), keluarga 6 orang.
2. H. Hamid (70), keluarga 2 orang.
3. Dayat (55), keluarga 4 orang. 
4. Idah (45), keluarga 1 orang.
5. Sudir (44), keluarga 2 orang.
6. Iwan (35), keluarga 6 orang. 
7. Anggut (65), keluarga 3 orang. 
8. Ibas (45), keluarga 3 orang. 
9. Oki (55), keluarga 3 orang. 
10. Agus (43), keluarga 5 orang. 

Dan korban terdampak abrasi;
1. Abu Hanifah (67), keluarga 5 orang. 
2. Baharudin (70), keluarga 3 orang. 
3. Apri (24), keluarga 3 orang. 
4. Andak (65), keluarga 4 orang. 
5. Ijai (70), keluarga 5 orang. 

Kapolsek Tembilahan, Iptu Leo Putra Dirgantara saat dikonfirmasi mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan lebih kurang 500 juta rupiah dan masyarakat yang terdampak korban rumah rusak sebanyak 58 orang. 

"Kronologis kejadian saat itu, Anjas (saksi) keluar dari rumah untuk berangkat ke Tembilahan, saat di pelabuhan Seberang Tembilahan ia melihat rumah yang posisinya berada didekat pelabuhan tiba-tiba langsung amblas, seketika Anjas langsung berteriak minta tolong," ujar Iptu Leo.

Melihat kejadian tersebut masyarakat yang berada didekat pelabuhan pun langsung bahu-membahu membantu menyelamatkan barang dari dalam rumah.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan saat ini kejadian tersebut sudah ditangani Polres Inhil," jelasnya.

Adapun yang terlibat dalam penanganan longsor tersebut TNI-Polri, Basarnas dan BPBD serta masyarakat setempat.

Editor : Anggi

Berita Terkait