Politik Uang Bahaya, Khairul Umam Ajak Masyarakat Menangkan Paslon 2

Duri, katakabar.com - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Bengkalis, Khairul Umam menekankan, untuk memperbaiki Kabupaten Bengkalis yang lebih baik ke depan, seluruh masyarakat mesti turut serta menentukan maju mundurnya 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis lima tahun ini.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis turur serta menentukan maju mundurnya daerah ini. Masyarakat mesti melek dan mesti mampu perbandingkan antara darat dan kepualauan, serta dinobatkan sebagai Kabupaten terkaya kedua setelah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Duit Anggaran Pembelanjaan Daerah hingga Rp3,8 triliun tahun ini, tapu belum maksimal dalam hal pembangunan serta kesejahteraan masyarakat," katanya saat berorasi di sebelah timur Duri di Kampanye AMAN, tadi malam.

Kondisi pembangunan Kabupaten Bengkalis daratan dan kepulauan belum seimbang serta belum merata. Padahal Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) terbesar kedua setelah Kabupaten Kutai Karta Negara, Kalimantan Timur, tegasnya lagi.

Lantaran itu ujar Khairul Umam, untuk
meraih impian pada Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di Kabupaten Bengkalis, mesin Partai Keadilan Sejahtera (PKS) digerakkan secepat mungkin hingga ke tujuan.

"Paslon 2 punya visi dan misi salah satunya, perbaikan sistem pembangunan menjadi prioritas."

Untuk itu, di Pilbup tahun 2020 ini. Masyarakat jangan salah pilih pemimpin dan jangan mau diadu domba. Pilihan mesti dari mata hati bukan besar kecilnya mata uang. Kalau ada oknum oknum tertentu memberi uang untuk memlih si A, si B dan lainnya, ambil uangnya, jangan pilih orangnya, imbaunya.

Sebagai masyarakat cerdas lanjut Khairul Umam, mesti bijak sebelum dan saat nanti di bilik suara guna menjatuhkan pilihan. 

"Abi Bahrun mengerti dan paham tentang agama. Tahu mana yang baik dan buruk, beliau bertekad tidak korupsi. In Shaa Allah, kalau masyarakat mempercayai AMAN jadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, beliau berdua bakal berkerjasama menjemput dana dari pusat untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan  dan APBD yang ada ini tidak kita ganggu," ulasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait