Polres Inhu dan Rutan Rengat Bongkar Peredaran Narkoba Dalam Penjara

Rengat, katakabar.com - Kepolisian Resort Indragiri Hulu dan Rumah Tahanan Kelas II B Rengat berhasil membongkar peredaran narkoba di dalam penjara. 

Dari sinergi apik itu, Satuan Narkoba Polres Inhu berhasil menangkap dua warga binaan yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Peristiwa ini terungkap berdasarkan hasil koordinasi antara Satuan Narkoba Polres Inhu dengan Kepala Rutan Rengat, Fauzi Harahap.

"Ada dua narapidana yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dua orang ini diamankan dalam waktu yang berbeda. Penangkapan ini berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Rutan Rengat," ujar Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.Ik, Senin (11/5).

Pembongkaran narkoba dalam penjara ini berlangsung pada Ahad (3/5) sekira pukul 02.00 dini hari. Ketika itu Kasat Res Narkoba Polres Inhu, AKP Jaliper L. Toruan mendapat informasi akan indikasi peredaran narkoba di hotel prodeo itu. 

Pihaknya segera berkoordinasi dengan Kepala Rutan Fauji Harahap terkait informasi di atas. 

Mendapat informasi tersebut, Kepala Rutan Rengat Fauzi Harahap langsung bergerak cepat. Seorang napi yang dicuriga, yakni SG (42) berhasil diamankan seketika. 

Disaat bersamaan, Polisi dan Personel Rutan Rengat juga segera melakukan pemeriksaan secara masif. Alhasil,  ditemukan barang bukti berupa 7 (tujuh) bungkus plastik besar diduga narkotika jenis sabu. 5 (lima) bungkus plastik sedang diduga narkotika jenis sabu serta 95 (sembilan puluh lima) bungkus plastik berbagai ukuran di duga narkotika jenis sabu. Dengan total keseluruhan barang bukti diduga narkotika jenis sabu sebanyak 305 gram.

Selain itu, dari tangan pelaku juga ditemukan 1 (satu) bungkus plastik berisi 37 butir diduga narkotika jenis ekstacy dengan berat bruto 14 gram. Serta juga ditemukan uang tunai senilai Rp.21.400.000.

"SG sudah ditetapkan tersangka dan diamankan di Mapolres Inhu. Dari pengembangan penyidikan kemudian diamankan satu orang lagi napi inisial ZN (32)," jelas Efrizal.

Kepala Rutan Rengat, Fauzi Harahap dikonfirmasi menyebutkan narkoba tersebut diduga dilempar dari luar pagar penjara. Karena sebelumnya, bagian sisi kanan Rutan merupakan akses jalan warga dan kurang penerangan. 

"Saya baru menjabat dua bulan sebagai Kepala Rutan Rengat. Misi kami memang untuk membersihkan dugaan peredaraan narkoba di dalam penjara. Sebab itu saya langsung mengankan pelaku dan mengajak pihak kepolisian melakukan pemeriksaan di lingkungan Rutan," sebutnya.

Aksi yang dilakukan Kepala Rutan Rengat Fauzi Harahap ini juga mendapat apresiasi dari Kasat Narokoba Polres Inhu, AKP Jaliper L.Toruan. 
"Kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Rutan Rengat, karena sangat koperatif dalam memberantas peredaran gelap narkoba terlebih lagi masa tugas beliau yang masih baru dua bulan," ucapnya.

Editor : Anggi

Berita Terkait