Polsek Rimba Melintang Sikat Pelaku dan Sita 6,12 Gram Sabu Mau Dijual

Rimba Melintang, katakabar.com - Kepolisian Sektor Kecamatan Rimba Melintang tangkap seorang laki-laki belakangan diketahui bernama DA alias Dedek umur 32 tahun terduga penyalahgunaan tindak pidana sabu dan sita barang bukti seberat 6,12 gram sabu, pada Selasa (15/11).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Rokan Hilir, AKBP Andrian Pramudianto yang diteruskan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kecamatan Rimba Melintang, IPDA Bonni F Sagala kepada wartawan lewat siaran persnya, pada Kamis (17/11) mengatakan, tim opsnal berhasil ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu bermula informasi dari masyarakat sering transaksi sabu di kawasan Jalan Tengki Kepenghuluan Pematang Botam Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir persisny di Cafe 49 milik Ani, pada Selasa (15/11) sekitar pukul 20.40 WIB.

"Setelah dapat informasi, Kapolsek Rimba Malintang pimpin tim opsnal melakukan penyelidikan dan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan ditemukan seorang laki-laki bernama DA bersama seorang perempuan bernama Juniati baru datang membawa tuak utuk diminum di Cafe Ani," ujarnya.

Selajutnya kata IPDA Bonni, dilakukan pengamanan dan penggeledahan di kamar milik Juniati didapati sepatu abu-abu merk Feata di dalamnya ditemukan satu bungkus palstik bening yang berisikan tiga puluh dua paket plastik bening diduga narkotika jenis sabu.

Setelah dilakukan interogasi terlapor DA mengakui narkotika jenis sabu miliknya hendak dijual kepada orang lain di kawasan Jalan Tengki Kepenghuluan Pematang Botam Kecamatan Rimba Melintang.

"Pelaku dan barang bukti, berupa satu buah sepatu abu-abu merk Feata berisi satu plastik bening besar yang isinya tiga puluh dua buah plastik bening berisikan butiran kristal diduga narkotika jenis sabu, uang tunai sebesar Rp550 ribu, dan satu unit buah handphone dibawa ke Mapolsek Rimba Melintang guna proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Masih IPD Bonni, saat dilakukan tes urine kepada pelaku Metaphetamine (-), Amphetamine (-), dan THC/Ganja (+).

Pasal yang dipersangkakan kepada pelaku, yakni Pasal 114 (1) Jo Pasal 112 (1)  Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tambahnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait