Dengar Kabar Terjadi Gempa

Presiden Instruksikan Kepala BNPB dan Mensos ke Mamuju

Jakarta, katakabar.com - begitu mendengar kabar terjadi gempa di Mamuju, Sulawesi Barat. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bergerak cepat, instruksikan Kepala Badan Nasional Bencana Nasional (BNPB), Doni Monardo dan Menteri Sosial, Risma, segera berangkat ke Mamuju.

Rencana Kepala BNPB, Mensos dan Komisi 8 DPR RI, tadinya mau ke Sumedang batal. Putar haluan ke Mamuju, sesuai instruksi Presiden.

Kepala BNPB, Doni Monardo sigap menginstruksikan helikopter BNPB menuju lokasi bencana. Ada 4 helikopter BNPB yang dikerahkan, kata Tenaga Ahli BNPB, Egy Massadiah, yang turut serta mendampingi Letjen Doni Monardo sebelum bertolak ke Mamuju, Sulawesi Barat.

Untuk diketahui, Sulawesi Barat persisnya di Majene diguncang gempa bumi 6,2 mag pada Jumat (15/1) sekitar pukul 01.28 WIB dini hari tadi, dengan lokasi 2.98 LS, 118.94 BT (6 km Timur Laut Majene, Sulawesi Barat), kedalaman 10 kilometer.

Dari data sementara, tercatat 3 orang meninggal dunia, 24 orang luka-luka, dan total 2000 orang mengungsi disebabkan gempa bumi.

Kerugian materil, meliputi Hotel Maleo rusak berat, Kantor Gubernur Sulbar rusak berat. Untuk rumah warga masih tahap pendataan, tapi jaringan listrik padam.

Longsor di Tiga Titik

Selain itu gempa bumi, longsor terjadi di tiga titik sepanjang Jalan Poros Majene-Mamuju sebabkan akses jalan terputus.

Data sementara disebabkan longsot, 62 unit rumah rusak, 1 unit Puskesmas rusak berat, dan 1 Kantor Danramil Malunda rusak berat.

Sebelumnya, gempa bumi skala 5,9 terjadi pada Kamis (14/1) sekitar pukul 14:35 WITA. Gempa dirasakan cukup kuat di Kabupaten Majene sekitar 5 hingga 7 detik.
Masyarakat setempat panik dan keluar rumah, saat ini masih berada di luar rumah guna mengantisipasi gempa susulan, tapi gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa dirasakan cukup kuat di Kabupaten Polewali Mandar sekitar 5 hingga 7 detik lamanya, masyarakat setempat panik dan keluar rumah, dan saat ini masih berada di luar rumah mengantisipasi gempa susulan

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian.

Kebutuhan masyarakat mendesak saat ini berupa, sembako, selimut, tikar, tenda pengungsi, pelayanan medis, terpal, serta lainnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait