Pria di Pekanbaru Curi HP di Asrama Putra

Pekanbaru, Katakabar.com - Hendrizal kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah kerpergok warga saat hendak mencuri sebuah handphone. Peristiwa itu terjadi di Asrama Karimun (khusus putri) di jalan Bangau Sakti, Kelurahan Simpang baru Tampan, Kota Pekanbaru.

Setelah tertangkap basah melakukan pencurian dengan pemberatan pada Selasa (3/11), pelaku langsung diserahkan warga ke Polsek Tampan untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita menjelaskan menurut keterangan korban, pelau melakukan aksinya sekitar pukul 05.00 pagi tadi. Dimana saat itu, Korba tengah menjalankan sholat Subuh.

"Pelaku diserahkan oleh warga kepada kita, saat ini pelaku sudah kita tahan di Polsek Tampan," katanya.

Ia menjelaskan, Hendrizal yang merupakan warga Tampan itu, melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di Asrama Karimun yang berada di jalan Bangau Sakti. Dimana  ia memanfaatkan situasi yang sepi lantaran korban bersama rekannya sedang menjalankan ibadah sholat subuh berjamaah.

Setelah selesai sholat korban kembali ke kamar yang berada di lantai II dan menutup pintu kamarnya kemudian korban tidur kembali. Namun tidak lama, korban mendengar rekannya berteriak melihat pencuri sambil mengejar satu orang laki-laki ke arah keluar.

Sontak korban ikut mengejar pencuri itu lantaran ia melihat handphone miliknya sudah raib dari tempatnya. Sesampai dihalaman asrama, pelaku sudah berada di atas sepeda motor merk Yamaha Mio Soul warna hitam BM 3688 QI hendak melarikan diri. Namun rekan korban berhasil menarik baju pelaku.

"Pelaku mengancam akan membunuh rekan korban. Merasa takut lantas dilepaskanlah baju pelaku tadi. Sedangkan korban berlari menutup pintu gerbang asrama itu, sehingga pelaku tak bisa lari menggunakan sepeda motornya," bebernya.

Lanjutnya, karena teriakan dari korban, penghuni asrama itu ikut keluar dan ramai-ramau mengejar pelaku. Pelaku kemudian membuang handphone milik korban tersebut. Setelah itu pelaku melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh korban bersama teman-temannya yang lain selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tampan guna proses penyelidikan lebih lanjut.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP. Untuk barang bukti yang kita amankan berupa 1 unit handphone merk Oppo A71 warna Biru, satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio warna Hitam BM 3688 QI. Untuk kerugian diperkirakan sekitar Rp 1.800.000," tandasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait