Pria Paruh Baya Bakal Diganjar 4 Tahun Kurungan

Duri, katakabar.com - Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tapi ada dalam kekuasaannya bukan kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana paling lama empat tahun kurungan, begitu sebagian bunyi yang tertuang dalam Pasal 372 KUHPidana.

Adalah inisial SA pria paruh baya, umur 51 tahun, warga Jalan Hang Jebat, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis yang tersandung perkara penggelapan.

Itu diketahui, setelah Unit Reskrim Polsek Mandau berhasil menangkapnya di bilangan Jalan Lintas Sumatera Duri - Minas, Polsek Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, pada Kamis (13/8) lalu.

Kapolsek Mandau, Kompil Arvin Hariadi menjelaskan, warga Jalan Hang Jebat, Desa Balai Makam ditangkap berdasarkan laporan atau pengaduan inisial G, seorang laki laki warga Jalan Karang Anyer I Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.

Dijelaskan Kompol Arvin, tersangka penggelapan dalam menjalankan aksi cukup pandai sehingga korban tidak curiga dan percaya menyerahkan sepeda motor beserta surat kenderaan.

"Sebanyak empat sepeda motor beserta surat yang sudah digelapkan tersangka SA dari empat korban yang berbeda, masing masing inisial G, PM, AA, S dan MS " ujarnya.

Modus tersangka menjalankan aksi penggelapan cukup unik cerita Alumni AKPOL 2005 silam ini, pelaku mendatangi rumah dan meminjam sepeda motor korban berdalih mau ambil sepeda motor miliknya di bengkel.

Korban yang percaya tanpa ada rasa curiga menyerahkan sepeda motornya untuk dibawa tersangka. Tapi, tunggu dan terus ditunggu sepeda motor tak dikembalikan tersangka hingga saat ini.

Tak cuma itu, bila calon korbannya bertemu di luar modus yang sama pinjam sepeda motor alasannya mau jemput temannya. Lantaran tak ada rasa curiga korban meminjamkan sepeda motor, tapi terlapor tidak kunjung mengembalikan sepeda motor milik korban.

Begiti seterusnya modus tersangka dalam menjalankan aksi penggelapan empat sepeda motor milik korbammn yang berbeda, beber Kapolsek Mandau.

Dari informasi dari masyarakat tersangka berada di wilayah hukum Polsek Kandis, terus Tim Opsnal Polsek Mandau berkoordinasi dengan Polsek Kandis dan selanjutnya dilakukan penangkapan tersangka di Polsek Kandis, Kabupaten Siak.

Setelah diintrogasi tersangka mengakui perbuatannya menggelapkan sepeda motor korban.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan ke penyidik guna pemeriksaan lebih lanjut, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait