Pria yang Pingsan di Halte Bus Jalani Cuci Darah Agar Sembuh dari Covid-19

Pekanbaru, katakabar.com - Seorang pria inisial S, pasien ke-63 positif virus corona (Covid-19) di Provinsi Riau menjalani cuci darah akibat penyakit ginjal akut yang dialaminya. Itu dilakukan agar pasien tersebut segera sembuh dari virusnya.

Kini pasien tersebut masih dirawat di ruang ICU RSUD Arifin Achmad. Beberapa hari sebelumnya juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Aulia, Kota Pekanbaru.  Kondisi pasien tersebut mengalami gangguan ginjal akut.

"Sudah dipindahkan ke RSUD Arifin Achmad, kondisinya stabil dan menjalani cuci darah karena gagal ginjal," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi, Minggu (10/5).

Yovi berharap dan berdoa agar pasien tersebut segera sembuh setelah menjalani cuci darah, dan dirawat sebagai positif Covid-19.

“Semoga kondisinya membaik, kalau sudah membaik dia bisa keluar dari ICU dan pindah ke ruang biasa. Kalau hasil swabnya dua kali negatif, dia bisa dipulangkan," tambahnya. 

Yovi mengaku masih kesulitan untuk mencari keluarga pasien tersebut. Pasalnya, yang bersangkutan masih belum bisa dimintai keterangan, karena mengalami penurunan kesadaran. Pasien tersebut tidak memiliki tempat tinggal di Pekanbaru.

"Untuk pemulangannya kita harus bekerjasama dengan instansi lintas sektoral. Kita minta bantu Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan pihak rumah sakit sendiri untuk melakukan hal-hal yang diperlukan," ucap Yovi. 

Yovi mengatakan, sebelumnya pasien tersebut ditemukan pingsan Halte Bus Simpang Jalan Purwodadi, di pinggir Jalan HR Soebrantas, Panam, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. 

"Kemudian pasien tersebut diantar polisi ke Rumah Sakit Aulia. Setelah 4 hari dirawat di situ, karena dokternya melihat data rontgen dan data lainnya, kemudian pasien ini dinyatakan PDP. Setelah hasil swabnya keluar, ternyata betul dia positif Covid-19," jelasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait