Program Asimilasi, Bahar Bin Smith Keluar dari Lapas Cibinong

Katakabar.com - Bahar bin Smith keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong hari ini, Sabtu (16/5). Terpidana kasus penganiayaan anak di bawah umur itu bebas lebih cepat melalui program asimilasi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumh HAM) Jawa Barat, Abdul Aris, menjelaskan Bahar sudah menjalani setengah masa tahanan yang merupakan salah satu syarat mendapatkan asimilasi.

"Kalau hak integrasinya itu pada tanggal 12 November 2020 mendatang. Saat ini dia ikut program asimilasi dari Kemenkum HAM," kata Abdul, kepada wartawan.

Total ada delapan narapidana di Lapas Cibinong yang mendapat program serupa. Bahar seharusnya mendapatkan status bebas murni pada tahun 2021 mendatang jika tidak ada program asimilasi.

Bahar divonis bersalah pada 9 Juli 2019 lalu dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan masa tahanan. Dia dinyatakan secara sah dan meyakinkan telah melakukan penganiayaan yang masuk dalam tindak pidana.

Terpisah, dari informasi yang berhasil dihimpun, Bahar bin Smith keluar dari lapas pukul 16.00 WIB. Semua prosesnya berjalan normal, tanpa ada kemeriahan maupun penjemputan oleh pendukungnya.

Kuasa hukum Bahar bin Smirt, Aziz Yanuar menyatakan bahwa pembebasan kliennya sudah sesuai aturan dan tanpa remisi. "Sudah bebas keluarnya jam empat tadi," ucap dia singkat.

Merdeka.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait