PTPS Kurang, Bawaslu Meranti Perpanjang Pendaftaran

Meranti, katakabar.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepulauan Meranti terpaksa perpanjang masa pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Kepulauan Meranti.

Alas perpanjangan pendaftaran, PTPS masih kurang sekitar 249 orang lagi, untuk ditempatkan mengawalan pelaksanaan perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 9 Desember 2020 nanti.

"Perpanjangan pendaftaran PTPS tahap I, jadwalnya dari Jumat, 16 Oktober hingga Senin, 19 Oktober 2020," ujar Komisioner Bawaslu Bidang SDM, Organisasi, Data dan Informasi, Mohammad Zaki, kepada katakabar.com pada Jum'at (16/10) tadi sore.

Kata Zaki, perpanjangan dilakukan disebabkan masa pendaftaran PTPS dari 30 September hingga 15 Oktober lalu belum memenuhi kebutuhan.

“Kita buka kembali pendaftaran, penerimaan dan verifikasi berkas serta wawancara calon PTPS," tegasnya.

Dirincikannya, dari total 450 TPS yang tersebar di seluruh Desa dan Kelurahan se Kabupaten Kepulauan Meranti, pendaftar PTPS yang dibutuhkan sebanyak 900 orang pendaftar.

Sementara, baru mendaftar totalnya 651 orang, sehingga masih kurang 249 pendaftar untuk dilanjutkan ke tahapan seleksi, jelasnya.

"Kita seleksi dan memilih 1 menjadi Pengawas TPS, dimana 1 TPS 1 orang Pengawas. Untuk kebutuhan pendaftar untuk diseleksi minimal 2 orang per TPS sebagaimana diatur didalam juknis, kebutuhan ini yang belum terpenuhi, sehingga dilakukan perpanjangan pendaftaran," ulasnya.

Pengawas TPS, ujung tombak dari pengawas Pemilu. Peran mereka sangat pentingmengawal proses demokrasi saat hari pemungutan suara, perhitungan, dan rekapitulasi di tingkat TPS.

"Pengawas TPS punya kewenangan untuk menyampaikan keberatan, jika ditemukan dugaan pelanggaran, kesalahan, dan atau penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara. Dan menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan penghitungan suara.

Mari, masyarakat Kepulauan meranti yang memenuhi syarat agar mendaftarkan diri sebagai calon Pengawas TPS. Menjadi Pengawas TPS bentuk partisipasi masyarakat mengawasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 di Kepulauan Meranti yang berintegritas, jujur, dan adil, imbuhnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait