Puluhan Tahanan di Rokan Hulu Rapid Test

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Sebanyak 25 tahanan kejaksaan negeri Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, menjalani rapid test sebelum dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Pasir Pasir pengaraian, Kamis (3/9).

Kajari Rohul Ivan Damanik mengatakan, pemeriksaan tahanan yang akan masuk rutan dengan rapid test sebagai bentuk pencegahan penularan covid-19.

"Tahanan yang non reaktif akan langsung dimasukkan ke lapas kelas II B Pasir pengaraian. Hal tersebut, sesuai ketentuan pelaksanaan tatanan hidup baru atau new normal life dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata Ivan Damanik lewat siaran pers tertulisnya, Kamis (3/9).

Kemudian kata Ivan, giat tersebut sebagai salah satu syarat agar tahanan dapat dipindahkan ke lapas Pasir Pengaraian. Hal tersebut sejalan dengan surat edaran Menteri Hukum dan HAM dalam salah satu syarat penerimaan tahanan harus memiliki hasil rapid test.

"Hari ini kita melakukan rapid test terhadap 25 orang tahanan, masing-masing berstatus proses sidang dan sebagian ada yang sudah memiliki putusan tetap. Selama ini mereka kita titipkan sementara di Polres dan dibeberapa Polsek yang akan kita pindahkan  Lapas," jelasnya.

Sebagai Kajari Rokan Hulu, Ivan selalu mengingatkan seluruh jajarannya dalam melaksanakan tugas dan wewenang tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung RI.

Pun demikian, dengan masuknya 25 tahanan dalam lapas kelas II B Pasir pengaraian, maka tahanan kelas II B Pasir Pengaraian mencapai 677 orang.

Sementara kapasitas lapas hanya bisa menampung 175 orang. Namun, over kapasitas di apas kelas II B Pasir pengaraian wajar, sebab masih ada ruang kosong yang bisa dimanfaatkan.

"Saat ini jumlah tahanan di lapas kelas II B Pasir pengaraian mencapai 677 orang, ada penambahan 25 orang. Sebenarnya jumlah itu sudah kategori over kapasitas, tapi ruang kosong masih ada, masih wajarlah," kata KPLP Parlin H Simanjuntak kepada katakabar.com, Kamis.

Editor : Anggi

Berita Terkait