Soal Rehab Gedung DPRD Pelalawan

Putus Kontrak 2 Kali, Wakil Ketua Komisi I Geleng Kepala

Pelalawan, katakabar.com -  Pemerintah Kabupaten Pelalawan melajutkan pembangunan rehabilitasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Negeri Seiya Sekata. Setelah pengerjaan proyek rahabilitasi gedung DPRD Pelalawan mangkrak, lantaran sempat putus kontrak 2 kali.

Pembanguan rahabilitasi dibiayai dari APBD Pelalawan Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp2,1 miliar, masa kontraknya 120 hari terhitung dari 3 Agustus hingga 3 Desember 2020 nant.

Itu dinilai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, Syafrizal sangat lamban dan tidak sesuai dengan progres kerja masanya 40 hari lagi.

“Progresnya sangat lamban, pesimis dengan masa kerja 40 hari ke depan ini. Saya khawatir pengerjaan tidak rampung pada waktunya,” kata Politisi PDI Perjuangan ini rada kesal kepada katakabar.com kemarin.

Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan lebih meningkatkan pengawasan di lapangan sehingga progres kerja dapat terealisasi dengan baik.

“Konsultan pengawas dan perencanaan diminta serius melakukan pengawasan di lapangan. Bila ada kekurangan tenaga kerja tolong ditambah dan kalau ada yang tidak sesuai segera dievaluasi sehingga pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu,” imbaunya.

Masih Syafrizal, jangan sampai terulang seperti kejadian tahun lalu sempat diputus kontraknya lantaran tidak sesuai dengan progres.

“Kita tidak mau lagi proyek rehab gedung terbengkalai, mengingat penganggaran sudah kelar. Pengerjaan mesti tuntas, kalau tidak, kinerja PUPR Kabupaten Pelalawan patut dipertanyakan," tegasnya geleng kepala.

Editor : Sahdan

Berita Terkait