Realisasi APBD 2020 Pemkab Pelalawan Minim

Pelalawan, katakabar.com - Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan Tahun anggaran 2020, belum optimal dan masih minim realissasinya.

Pandemi Covid 19 menjadi alasan utama bagi Perangkat Daerah (OPD), penyebab serapan APBD tidak mencapai target yang diinginkan, kata Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Pelalawan, Tengku Zulfan kepada katakabar.com Jumat (23/10) kemarin.

Dijelaskan Tengku Zulfan, realisasi APBD Pemda Kabupaten Pelalawan tahun 2020 tak tercapai terget dan masih dibawah 60 persen pada semester pertama.

Dari total APBD Rp1,5 triliun, realisasi masih Rp848 miliar. Itu setalah recovosing Covid 19 . Ini menunjukkan target tak sampai 72 persen hingga per 20 Oktober 2020, hal ini sangat jauh dari yanh ditargetkan Pemkab Pelalawan, tegasnya.

Masih Tengku Zulfan, dari persentase realisasi keuangan tersebut, untuk realisasi Belanja Tak Langsung (BTL) sebesar Rp533 miliar lebih, atau 67,84 persen. Sementara realisasi Belanja Langsung (BL) sebesar Rp304 miliar lebih, atau 42,31 persen. Dan realisasi fisik kita 62,23 persen, rincinya.

Salah satu faktor realisasi tidak capai target lanjut Tengku , proyek besar belum melakukan pencairan dan sebagian masih proses tarmen, dan masih ada yang memberikan uang panjar.

Untuk itu, diimbau kepada beberapa OPD sarapannya masih minim, perlu diperhatikan OPD, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Sosial, Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan, serunya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait