Renungan Subuh

Duri, katakabar.com - Tidak ada "orang baik" yang tidak punya masa lalu, dan tidak ada "orang jahat" yang tidak punya masa depan.

Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik.
Bagaimanapun masa lalunya, dulu. Sekelam apa lingkungannya, dulu. Dan seburuk apa perangainya di masa lampau. Berilah kesempatan seseorang untuk berubah.

Lantaran, "seseorang yang hampir membunuh Rasulpun" kini berbaring di sebelah makam beliau, Umar bin Khattab.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. "Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun" akhirnya menjadi pedang-nya Allah, Khalid bin Walid.

Jangan memandang seseorang dari status dan hartanya, sebab sepatu emas fir'aun berada di neraka, sedangkan terompah Bilal bin rabah terdengar di syurga.

Intinya, Jangan memandang remeh seseorang disebabkan masa lalu dan lingkungannya, lantaran bunga teratai tetap mekar cantik meski tinggal di air yang kotor.

Untuk jadi hebat yang diperlukan adalah kuatnya tekad kepada Allah SWT sang pencipta kehebatan.

Tak perlu pusingkan masa lalu, tak perlu malu dengan tempat asalmu, jika kau mau.
Kau bisa menjadi laksana bunga teratai yang tinggal di air yang kotor tapi tetap mekar mengagumkan.

Berubah dan bangkit jauh lebih indah dari pada diam dan cuma bermimpi tanpa melakukan tindakan apapun.

Ingatlah!

Jika semua yang kita kehendaki terus kita miliki, dari mana kita belajar Ikhlas?
Jika semua yang kita impikan segera terwujud, darimana kita belajar Sabar?

Jika setiap do’a kita terus dikabulkan, bagaimana kita dapat belajar Ikhtiar?
Seorang yang dekat dengan Allah SWT, bukan berarti tidak ada air mata.

Seorang yang tekun berdo’a, bukan berarti tidak ada masa masa sulit. Biarlah Sang Penyelenggara Hidup yang berdaulat sepenuhnya atas kita, sebab cuma Dia-lah Allah SWT yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang rerbaik baik Hidayah, Rahmat, Karunia dan RidhoNYA.

Editor : Sahdan

Berita Terkait