Riau Jadi Pusat Perikanan dan Kelautan?

Pekanbaru, Katakabar.com - Gubernur Riau Syamsuar mengatakan potensi perikanan dan kelautan sangat besar. Untuk itu, Syamsuar berharap sektor ini harus dikembangkan supaya mampu mendorong perekonomian daerah.

"Potensi yang ada ini sudah kita sampaikan ke menteri. blbaik potensi yang ada di perairan, maupun yang ada di daratan. Sehingga ini kita usulkan supaya Riau ini menjadi sentra perikanan," kata Syamsuar.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara panen ikan dan udang pename di UPT Budidaya Perikanan Balai Benih Ikan Pantai yang ada di Pulau Rupat, Jumat (6/11) lalu.

Syamsuar menyebutkan, potensi ini berkelanjutan karena memiliki nilai edukasi kepada masyarakat tempatan. Jadi dalam budidaya ini tidak hanya pengusaha saja yang bisa memelihara dan membudidaya udang paname. 

Selain itu, Syamsuar juga menyampaikan hal ini sudah dibuktikan dinas perikanan, dan yang penting kemauan. Sehingga menjadi lokomotif untuk kemajuan daerah yang membudidayakan udang paname.

"Pengembangan udang paname di Rupat mungkin belum besar tetapi saya harapkan ini menjadi lokomotif," ujarnya.

Syamsuar mendapat informasi dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau bahwa ada kepala desa yang ingin mengembangkan budidaya udang paname dengan tanah yang telah tersedia seluas 30 hektar. 

"Ini tak menjadi persoalan, kita dukung ini budidaya udang paname ini terus berkembang di Riau ini," kata Syamsuar.

Saat disinggung bahwa sering terjadi kebakaran hutan dan lahan di Rupat, Syamsuar mengaku punya cara sendiri.

Untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di pulau rupat dengan cara memberdayakan ekonomi yang ada di rupat sehingga harapannya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan kembali.

"Mewujudkan semua ini tentunya harus difasilitasi dinas kehutanan dan lingkungan hidup," pungkasnya.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait