Rossi: Yamaha Tak Mau Dengar Saran Saya Lagi

Jakarta, katakabar.com - Franco Morbidelli memegang pole di MotoGP Valencia. Sementara Valentino Rossi harus start dari posisi ke-16. Tampil kurang menjanjikan di Musim 2020, The Doctor bilang Yamaha rasanya tak banyak mendengar saran setelan motor darinya.

Pada sesi kualifikasi MotoGP Valencia yang dihelat di sirkuit Riccardo Tormo, Sabtu (14/11) malam WIB Valentino Rossi tidak lolos dari Q1. Rossi menempati posisi start ke-16 di MotoGP Valencia usai menorehkan waktu 1 menit 31,604 detik atau lebih lambat sekitar hampir 1,5 detik dibanding Franco Morbidelli yang menempati pole position.

Pebalap berpaspor Italia yang sudah lama menjalin kerjasama dengan Yamaha ini merasa YZR-M1 tidak mengalami perkembangan yang signifikan dari musim 2019. Dan hasil ini diperjelas dengan torehan Morbidelli dari hasil kualifikasi di MotoGP Valencia.

"Ini bukan pertama kalinya pembalap dengan motor tua lebih cepat dibandingkan dengan M1 pabrikan. Itu sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir," ungkap Valentino Rossi seperti dikutip dari GPone via detik.com, Minggu (15/11).

"Menurut saya, yang dibutuhkan adalah upaya serius untuk mengembangkan motor," sambungnya.

Capaian terbaik Rossi di MotoGP 2020 sebelumnya ialah naik podium di seri Andalusia. Kala itu Rossi bahkan sempat curhat kalau sarannya tak digubris oleh tim karena setelan tak diubah sesuai keinginannya.

Rossi menceritakan selama empat hari, ia berdebat dengan Yamaha agar sarannya diterima. Upaya itu berbuah manis dengan finis di posisi ketiga, lantaran pengaturan YZR-M1 diubah sesuai kemauannya.

Sayang, YZR-M1 dan Rossi tak kunjung tampil gemilang lagi. Apalagi Rossi melewati race teranyarnya di MotoGP Eropa 2020, Minggu (8/11), dengan motor mogok. Padahal ini adalah momen comeback the Doctor setelah absen dalam dua race sebelumnya. Valentino Rossi tak bisa balapan pada dua seri yang dihelat di sirkuit Aragon karena terinfeksi virus Corona.

Sebelum absen, Rossi juga merangkai hat-trick crash dan DNF, juara dunia sembilan kali balap motor grand prix itu tak meraih enam kali 0 poin secara berturut-turut.

Tahun depan, Rossi pun bakal pindah ke Petronas Yamaha SRT, apakah Rossi masih ikut berperan besar dalam pengembangan motor?

"Saya selalu berusaha menjelaskan perasaan saya dengan baik tentang motor, dan masalah yang saya pikir saya miliki, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, mereka tetap kurang lebih serupa (tidak mengalami perkembangan-Red)," ujarnya.

"Saya tidak yakin apakah mereka (Yamaha-Red) masih mendengarkan saya, jadi saya tidak khawatir untuk bergabung dengan tim satelit. Saya tidak berpikir itu akan banyak berubah, "katanya sambil tertawa.

"Biar saya perjelas. Saya suka bekerja dengan Yamaha. Saya memiliki banyak pengalaman, dan saya rasa saya adalah pengendara yang sangat sensitif, itulah mengapa saya mencoba memberikan informasi seakurat mungkin. Tapi kami tidak dapat meningkatkan motor dengan banyak," jelas Rossi.

Valentino Rossi kini berada posisi ke-15 klasemen MotoGP 2020 dengan 58 poin. Dengan MotoGP 2020 tinggal menyisakan dua race lagi, Rossi maksimal bisa meraih 108 poin andai meraih kemenangan di dua seri sisa.

Editor : Sahril

Berita Terkait