Rozier Direkomendasikan Kembali Jadi Komandan Kapal Induk AS

Katakabar.com - Angkatan Laut Amerika Serikat disebut merekomendasikan kepada Menteri Pertahanan, Mark Esper, agar kapten Brett Rozier dikembalikan sebagai komandan kapal induk tenaga nuklir Theodore Roosevelt pada Jumat (24/4) waktu setempat.

Esper belum mengambil keputusan terkait rekomendasi pengembalian posisi Rozier yang dicopot karena membocorkan memo soal penyebaran virus covid-19. Esper, seperti yang diungkapkan perwakilan Angkatan Laut, butuh waktu lebih banyak untuk meninjau rekomendasi tersebut.

Perwakilan Kementerian Pertahanan AS seperti dilansir CNN International, mengungkapkan pihak Angkatan Laut sebenarnya bermaksud untuk mengumumkan rekomendasi pengembalian posisi Rozier pada konferensi pers, Jumat. Namun, rencana itu dibatalkan karena belum ada persetujuan dari Esper.

Pihak Angkatan Laut sendiri berharap Esper akan menerima rekomendasi mereka terkait posisi Rozier.

Setelah muncul kabar tentang rekomendasi dari Angkatan Laut AS, Pentagon memberikan pernyataan bahwa Esper telah diberitahu tentang investigasi masalah pencopotan Rozier.

Namun, Esper belum sampai tahap menyetujui rekomendasi tersebut.

"Esper telah menerima informasi terbaru secara lisan dari Kepala Operasi Angkatan Laut mengenai penyelidikan wabah Covid-19 di kapal Theodore Roosevelt," kata Jonathan Hoffman, juru bicara Pentagon.

"Dia bermaksud untuk meninjau laporan secara menyeluruh dan akan bertemu lagi dengan pimpinan Angkatan Laut untuk membahas langkah-langkah selanjutnya," ucap Hoffman, memberi kesan Esper bakal mendukung rekomendasi tersebut.

Rekomendasi dari Angkatan Laut itu menjadi kabar terbaru dari nasib Rozier yang sebelumnya dibebastugaskan pada awal April lalu. Rozier dicopot dari jabatannya karena dianggap menyebarluaskan memo internal terkait situasi di atas kapal induk karena serangan corona.

Ketika itu, lebih dari 100 kru termasuk para personel angkatan laut di atas kapal tersebut terinfeksi virus corona. Melalui memo kepada atasannya, Crozier melaporkan bahwa virus corona telah menyebar secara tidak terkendali di dalam kapal.

Crozier meminta bantuan untuk segera melakukan karantina dan menyelamatkan para kru kapal.

Lewat surat empat halaman, Crozier menuliskan bahwa mereka tak sanggup membendung penyebaran Covid-19 di atas Theodore Roosevelt yang mengangkut 4.000 awak tersebut. Dia menggambarkan situasi mengerikan di atas kapal yang saat ini telah berlabuh di perairan Guam itu.

Memo internal ini lantas mencuat ke publik yang berujung dengan pencopotan Rozier oleh Angkatan Laut AS.

Hingga pekan lalu, diketahui lebih dari 580 awak di kapal induk AS tersebut terinfeksi corona. CNN Indonesia

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait