Rudenim dan Lapas Rumbai Deklarasi Janji Kinerja dan Zona Integritas

Pekanbaru, Katakabar.com – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru dan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas III Rumbai menggelar acara Penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja dan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang bertempat di lapangan upacara Rudenim Pekanbaru, Rabu (17/2). 

Penandatanganan DJK dan Pembangunan ZI ini merupakan agenda wajib awal tahun untuk membuktikan komitmen setiap jajaran Kementerian Hukum dan HAM dalam memberikan kinerja terbaiknya.

Selain itu juga dalam mencapai setiap target yang telah ditetapkan sekaligus memberikan pelayanan publik berkualitas yang bebas dari berbagai bentuk penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang. 

Rudenim Pekanbaru dan Lapas Terbuka Rumbai ini merupakan satuan kerja dilingkungan Kanwil Kemenkumham Riau yang berhasil mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN RB pada Tahun 2020 lalu. 

Penandatanganan DJK dan Pencanangan Pembangunan ZI menuju WBBM turut disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau Ibnu Chuldun, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau, Ahmad Fitri.

Hadir juga Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Andi Suharlis, dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se Kota Pekanbaru di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan Komitmen bersama DJK dan Pencanangan ZI menuju WBBM. Selain itu juga penandatanganan Pakta Integritas antara Kepala Rudenim Pekanbaru beserta Kalapas Terbuka Pekanbaru bersama jajaran pejabat struktural pada unit kerjanya masing-masing.

Itu disaksikan oleh Kakanwil, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau, dan Kajari Pekanbaru. 

Dalam sambutannya, Ibnu berharap kegiatan itu tidak hanya sekedar seremonial belaka. Namun, sebagai sebuah komitmen untuk selalu berkinerja lebih lagi dalam melaksanakan target kinerja secara tepat waktu dan tepat sasaran.

"Serta memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat dan memotong jalur birokrasi yang berbelit-belit," ucap Ibnu.

Menurut Ibnu, tantangan yang dihadapi oleh jajaran Rudenim Pekanbaru dan Lapas Terbuka Rumbai ke depannya akan lebih berat lagi. Karena, selain harus mempertahankan predikat WBK, juga meningkatkan ke predikat yang lebih tinggi lagi yaitu predikat WBBM.

“Jangan cepat berpuas diri, karena WBK ini merupakan standar minimum pelayanan publik. Oleh karena itu teruslah tingkatkan kualitas pelayanan dan berinovasi sehingga sesuai dengan standar pelayanan yang diharapkan oleh seluruh masyarakat," pesan Ibnu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada Kejari Pekanbaru dan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau yang telah mendukung kinerja Rudenim Pekanbaru dan Lapas Terbuka Rumbai.

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan predikat WBK dan penyematan Pin WBK dari Kakanwil Kemenkumham Riau kepada Kepala Rudenim Pekanbaru dan Perwakilan Kepala Lapas Terbuka Pekanbaru. 

Kegiatan ditutup dengan pemutaran jingle dan penampilan yel yel Rudenim Pekanbaru yang disambut meriah tepuk tangan para undangan yang hadir.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait