Sambangi Kantor PLN Rayon Duri, Komisi II Pertanyakan Soal Kelistrikan Balai Benih

Mandau, katakabar.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis bertandang ke kantor PLN Rayon Duri di bilangan Jalan Hang Tuah Duri, Kecamatan Mandau Selasa (4/5) lalu.

Di kantor sentrum tersebut politisi 'Negeri Junjungan' nama lain dari daerah Kabupaten Bengkalis ini tindak lanjut hasil kunjungan kerja ke Balai Benih Ikan Air tawar (BBIAT) Kecamatan Pinggir, di hari yang sama.

Kedatangan Komisi II DPRD Bengkalis di terima Manager ULP PLN Rayon Duri, Susrino, didampingi Supervisor Teknik, Suherman Nainggolan, serta Supervisor Transaksi Energi, Ahmad Ruziko.

Anggota komisi II Rianton sampaikan maksud dan tujuan kedatangan Komisi II, tentang penerangan dan kelistrikan di Balai Benih Ikan.

“Permasalahan utama perkembangan Benih Budidaya Ikan (BBI) yang dikembangkan Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis soal penerangan kelistrikan. Apa yang mesti dilakukan agar BBI dialiri listrik, apakah perlu mengajukan proposal atau pengajuan pembangunan instalasi ke BBI. Apalagi ini berkaitan dengan visi dan misi Bupati Bengkalis tentang budi daya ikan di bidang Perikanan,” jelas Rianto.

Manager ULP PLN Rayon Duri, Susrino menjelaskan, soal penerangan listrik di BBI, dilakukan dulu pengecekan di lapangan. Apakah cukup hanya pasokan energi listrik atau membangun travo.

"Jika di lapangan diperlukan perluasan, ULP PLN Rayon Duri bakal melakukan pengusulan ke PLN Dumai dan diteruskan ke PLN Pekanbaru. Kita berharap nantinya ada langkah terbaik yang diambil agar listrik bisa secepatnya ada di BBI.”

Komisi II lainnya, Zamzami Harun tentang persoalan utama yang terjadi sehingga BBI tidak mendapat aliran listrik harus ada solusinya.

“Seperti kita ketahui, BBI ini diperuntukkan untuk kelompok masyarakat tempatan sehingga persoalan listrik menjadi penghambat dalam proses pembibitan. Kita telah menganggarkan di APBD di sektor perikanan, tapi banyak kendala-kendala yang di temukan di lapangan terutama listrik yang menjadi alat vital dalam pembibitan.”

Kita berharap kabel yang telah terpasang, tapi tiang listrik tidak ada. Adanya cuma tiang darurat untuk penyangga kabel, ini mesti dijadikan prioritas oleh PLN, ujarnya.

PLN Rayon Duri telah berupaya dalam realisasi usulan yang telah masuk sehingga usulan tersebut untuk tahun ini akan di realisasikan sesuai dengan domain PLN Rayon Duri, kata Susrino

Masih banyak rumah-rumah masyarakat yang belum teraliri listrik dari PLN, dan keluhan pelanggan terkait pemasangan instalasi listrik, ulas Erwan.

“Soal usulan pemasangan instalasi pemasangan baru segera diusulkan ke PLN Rayon Duri, agar segera di survei sehingga bisa secepatnya untuk diproses. Pelanggan yang beberapa tahun belakangan belum mendapatkan listrik, saat ini telah menikmati listrik dan pelanggan yang lain tetap diusahakan supaya bisa berlistrik,” tambah Susrino.


 

Editor : Sahdan

Berita Terkait