Sampah, Jalan Aspal Ambles dan Genangan Air di Bilangan Pipa Air Bersih

Duri, katakabar.comĀ - Sampah rumah tangga bertumpuk, bau busuk meresahkan dan mengganggu pengguna jalan, ruas jalan ambles, dan air menggenangi permukaan aspal, sudah berbulan lamanya jadi pemandangan di bilangan Jalan Pipa Air Bersih Duri, akses ke perwakilan kantor Polres Bengkalis, SMKN 1 dan ke simpang lima, lokasi banguan nan megah, terminal AKAP Duri yang menelan biaya puluhan miliar rupiah dari APBD Kabupaten Bengkalis, tak kunjung difungsikan.

Sampah rumah tangga yang menumpuk dan berserakan di bibir jalan aspal persis di pertigaan terbilang baru. Lantaran ragam sampah yang berserakan, seperti plastik, bekas sayuran serta lainnya masih terlihat rada bersih belum bercampur tanah dan pasir.

Padahal pemandangan sama, sampah rumah tangga menumpuk biasa terlihat persis di depan pertigaan ke Perumnas sudah berlangsung lama.

Masalah air yang menggenangi permukaan aspal Jalan Pipa Air Barsih pada titik tertentu terjadi saat musim dan intensitas hujan tinggi.

Air yang menggenangi ruas Jalan Pipa Air Bersih disebabkan parit jalan untuk pembuangan air belum ada. Ditambah pula permukaan aspal bergelombang, sanga mengganggi ragam kenderaan yang melintas. Jika tidak hati-hati ragam kenderaan tadi rawan terjadi laka lantas.

Bergeser ke arah Jalan Lintas Duri-Dumai sekitar 100 meter simpang gate 125. Di sana, badan jalan aspal sudah ambles. Diameter jalan aspal yang ambles cukup dalam lebar.

Lihat kondisi jalan aspal yang ambles, separuh dari lebar jalan sekitar lima meter retak mereka mirip longsor. Kondisi ini sangat berbahaya bagi pengendera dan pengguna jalan.

Kalau tak hati-hati dan waspada, kenderaan khsususnya pengendera roda dua bakal terjebak dan masuk ke dalam lubang jalan yang ambles.

Warga sekitar menancapkan sejumlah kayu dan meletakkan pelepah kelapa badan jalan aspal yang ambles, guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, khususnya bagi pengendera yang melintas.

"Badan jalan aspal ambles terjadi sudah hampir dua bulan belakangan. Sebelumnya, badan jalan aspal sudah ambles, tapi tak selebar sekarang ini, cuma dekat pipa milik PT Chevron," ujar seorang warga hari-hari berjualan tak jauh dari badan jalan yang ambles kepada katakabar.com.

Diceritakan perempuan separuh baya ini, di bawah badan jalan aspal yang ambles ada pipa saluran air. Setahu saya, pipa saluran tersebut sudah tua sekitar 35 tahun umurnya. Wajar pipa rusak, apalagi dilewati air terus menerus ditambah pula tekanan dari tanah dan aspal yang dilindasi ragam kenderaan yang melintas setiap hari.

Saya tak habis pikir, meski sudah berbulan lamanya badan jalan aspal ambles belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Apa menunggu jalan putus ya, sudahlah Pak pusing mikirin jalan aspal ambles.

"Sudahlah Pak, cari makan zaman sekarang ini sangat susah, boro-boro mikirkan jalan aspal ambles. Biarkan saja Pak," ujarnya polos.

Ditambahkannya, rumah saya tak jauh dari sini. Lantaran pipa saluran di bawah jalan aspal rusak, rumah saya banjir tiap hujan deras mengguyur, tak ada yang peduli. Biarkan saja Pak, sebutnya.

Masyarakat berharap Pemkab Bengkalis lewat Dinas Terkait segera memperbaki ruas jalan aspal Pipa Air Bersih yang ambles, agar tidak terjadi hal-hal tak diinginkan terjadi.




Editor : Sahdan

Berita Terkait