Satgas 115 Bubar, Ini Mesti Ditindaklanjuti!

Jakarta, katakabar.com - Satuan Tugas 115 populer bernama Satgas anti pencuriam ikan dikabarkan sudah bubar.

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin angkat bicara dan menilai, mesti ada tindak lanjut yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Lantaran, laut Indonesia tetap harus diberikan pengamanan khusus dalam mencegah terjadinya pencurian sumber daya yang ada di laut Indonesia, kata Sudin lepas rapat koordinasi bersama Pimpinan

DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, seperti dilansir dari Situs Resmi DPR RI, kemarin.

Ketua Komisi IV DPR RI ini pun apresiasi atas kinerja yang dilakukan Satgas selama ini, tapi menjadi kuat saja tidak cukup, sebuah tim yang baik membutuhkan manajemen pendanaan yang baik.

“Satgas 115 sudah berakhir per 31 Desember 2019 lalu. Nomenklaturnya tidak jelas, pendanaannya dari Komisi IV, dari Pertamina, dari Kementerian KKP, dari TNI AL, ini tidak jelas. Berakhirnya itu, saya anggap PSDKP (Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) wajib lebih efektif lebih kuat dan lebih serius menangani pencurian ikan di laut Indonesia."

Politisi PDI-Perjuangan itu menambahkan, di Rapat Kerja dengan jajaran KKP, nanti dirinya beri tahu Menteri KKP, agar setiap ada pelanggaran terjadi harus dilaporkan kepada International Maritime Organization (IMO), sebagai pihak yang berkuasa terhadap masalah kelautan dunia. Tujuannya, supaya ada konektivitas bahwa terjadi pencurian ikan di wilayah ini dilakukan siapa dan apa sanksinya kurang lebih begitu,” katanya.

Harapan Legislator dapil Lampung I ini, tugas dapat dialihkan kembali kepada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), sebab konon dibentuk satgas yang lalu disebabkan kinerja dari PSDKP diragukan. 

“Kami bakal minta Menteri KKP perkuat tugas PSDKP. Nah apabila nanti telah berjalan dengan baik maka langsung berikan kuncinya kembali,” tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait