Satgas Yonif 642 Amankan 10 PMI dan Sita Puluhan Botol Miras

Sambas, katakabar.com - Tak ada celah bagi siapapun yang mau melakukan segala bentuk kegiatan ilegal di perbatasan Indonesia-Malaysia di kawasan Sektor Barat, sebab telah menjadi tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas.

Lihat, saat Satgas Pamtas RI-Malaysia amankan sepuluh orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural dan puluhan botol Minuman Keras (Miras) ilegal, kala patroli ambush (pengendapan) di wilayah Desa Sebunga dan Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa lewat rilis tertulisnya di Mako Satgas Yonif 642 Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (28/2) kemarin mengatakan, sepuluh orang PMI Non Prosedural tersebut berasal dari Makassar, Pontianak dan Sambas, bakal kembali ke Indonesia setelah diberhentikan dari pekerjaannya di Malaysia disebabkan dampak Pandemi Covid 19.

“Mereka diamankan personel Pos Pamtas Sajingan Terpadu, saat melakukan patroli keamanan di Dusun Aruk, Sambas, saat melewati jalur tikus (jalur pelolosan), dan tidak memiliki dokumen yang lengkap," jelasnya.

Kata Dansatgas, untuk Miras ilegal yang diamankan terdiri dari 36 botol Miras merk Benson, 6 botol merk Tiger dan 6 botol Merk Kingway yang diamankan saat Pos Pamtas Temajuk yang dipimpin oleh Letda Inf Ryan Hidayat bersama 3 orang anggotanya melaksanakan kegiatan pengendapan malam hari, di Dusun Sempadan, Temajuk.

“Patroli dan giat ambush rutin dilakukan dengan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga kondisi kondusif di perbatasan. Kita tidak memberikan celah sedikitpun untuk kegiatan-kegiatan ilegal terutama di jalur-jalur ilegal yang banyak terdapat di perbatasan RI-Malaysia sektor barat ini,” tegasnya.

Kepada masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan-aturan hukum yang telah ditetapkan demi kebaikan dan keamanan semua, imbuhnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait